APEC Setujui Perdagangan yang Lebih Inklusif

Senin, 29 Mei 2023, 00:00 WIB

DETROIT - Para menteri perdagangan dari negara-negara di forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada Jumat (26/5), sepakat mendorong perdagangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dikutip dari The Straits Times, mengakhiri pembicaraan dua hari di Detroit di Amerika Serikat (AS), Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai, mengeluarkan pernyataan ketua yang meringkas diskusi, dengan penekanan pada inklusivitas, memerangi perubahan iklim, dan keberlanjutan.

Ket. Foto: Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai, menyampaikan ringkasan hasil diskusi para menteri perdagangan APEC di Detroit, Michigan, Jumat (26/5). . — Sumber: JEFF KOWALSKY / AFP

"Kami menegaskan kembali tekad kami untuk menghadirkan lingkungan perdagangan dan investasi yang bebas, terbuka, adil, tidak diskriminatif, transparan, inklusif, dan dapat diprediksi," bunyi pernyataan itu.

Kelompok tersebut menegaskan kembali komitmennya terhadap sistem perdagangan multilateral berbasis aturan dengan Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organisation (WTO) sebagai intinya.

"Kami akan terus bekerja untuk memastikan lapangan permainan yang setara untuk mendorong lingkungan perdagangan dan investasi yang menguntungkan dan menegaskan kembali komitmen kami untuk menjaga pasar tetap terbuka dan untuk mengatasi gangguan rantai pasokan," katanya.

Akibatkan Penderitaan

Para pemimpin APEC November lalu di Bangkok menyetujui rancangan kesepakatan yang menyatakan "sebagian besar anggota" mengutuk keras perang di Ukraina dan mengakibatkan penderitaan manusia dan dampak ekonomi.

Namun pada pertemuan di Detroit, Tiongkok dan Russia keberatan untuk memasukkan kalimat tersebut, menyerahkannya pada pernyataan ketua Tai, yang mencatat ada perbedaan pandangan dan "APEC bukanlah forum untuk menyelesaikan masalah keamanan".

Tai berharap para pemimpin APEC pada pertemuan puncak di San Francisco November ini akan dapat menghasilkan pernyataan bersama.

Tai menggunakan pertemuan Detroit sebagai tempat untuk mendorong visi pemerintahan Biden tentang kebijakan perdagangan yang "berpusat pada pekerja" ke khalayak internasional yang lebih luas.

Tai mengatakan, dia memilih Detroit untuk memamerkan sejarahnya sebagai kota yang terpukul keras oleh liberalisasi perdagangan yang agresif, tetapi telah mengalami kelahiran kembali dan pergeseran ke teknologi transportasi hijau baru.

"Saya yakin bahwa reputasi APEC sebagai inkubator ide dan katalisator kerja sama juga dapat bermanfaat bagi pekerjaan kami dalam mendorong perlombaan menuju puncak bagi pekerja di seluruh kawasan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.