Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7 Cara Agar Merasa Bahagia di Tempat Kerja Menurut Pakar

📅 Senin, 29 Mei 2023, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
7 Cara Agar Merasa Bahagia di Tempat Kerja Menurut Pakar Doc: The Conversation/Pexels/Alexander Suhorucov
Ket. Kenalilah kolegamu, kamu mungkin akan menemukan kenyamanan dari interaksi tersebut.

Cary Cooper, University of Manchester

Bekerja adalah sesuatu yang mayoritas dari kita lakukan meskipun hal itu tidak selalu menyenangkan. Entah itu karena jam kerja yang panjang, tugas-tugas yang melelahkan, atau hanya rutinitas yang berulang-ulang setiap hari, pekerjaan terkadang menjadi sesuatu yang harus kita lakukan, bukan yang ingin kita lakukan.

Namun, mengingat rata-rata orang akan menghabiskan 90.000 jam dalam seumur hidupnya di tempat kerja, maka masuk akal untuk mencoba menikmatinya selagi kita bisa. Jadi, apa yang bisa kita lakukan agar lebih merasa bahagia di tempat kerja dan mengurangi stres?

Saya adalah kepala peneliti dalam proyek pemerintah yang meneliti bagaimana kesejahteraan dan ketahanan emosional kita bisa berubah sepanjang hidup.

Sebagai bagian dari proyek ini, tim saya dengan bantuan dari lembaga think-tank Inggris New Economics Foundation, mengidentifikasi beberapa hal yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan serta kebahagiaan - yang semuanya dapat diterapkan di tempat kerja.

Apa saja?

1. Be active

Melakukan olahraga dan aktivitas fisik lainnya memang tidak akan membuat masalah atau stres kita hilang, tetapi akan mengurangi intensitas emosional dan memberikan ruang bagi mental kita untuk memecahkan masalah - serta membuat kita tetap bugar secara fisik.

Banyak penelitian yang menunjukkan manfaat positif dari olahraga. Jadi, mengapa kita tidak mengisi hari kerja kita dengan melakukan aktivitas fisik?

Berjalan kaki dari dan ke tempat kerja adalah cara yang bagus untuk menciptakan jeda dari hari kerja. Jika tidak memungkinkan melakukannya, kita bisa coba turun dari bus lebih awal, membuat waktu makan siang kita lebih aktif, atau mungkin mengikuti kelas olahraga sebelum mulai bekerja.

2. Interaksi dengan orang lain

Jika kamu mencoba berbagai kuisioner tentang skala kebahagiaan, sebagian besar pasti menempatkan berelasi dengan orang lain dalam urutan teratas daftar ini.

Selama pandemi, banyak orang yang merasa mentalnya terganggu karena kurangnya kontak sosial. Sejatinya, dukungan yang baik dari teman dan keluarga dapat meminimalkan masalah pekerjaan dan membantumu melihat segala sesuatunya dari sisi yang berbeda.

Ada baiknya juga untuk mengenal rekan kerjamu. Semakin banyak investasimu dalam hubungan di tempat kerja, maka kamu akan merasa lebih menikmati hari-harimu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.