Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesona Alam dan Budaya Suku Punan Akan Jadi Atraksi Wisata Kaltara

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 15:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesona Alam dan Budaya Suku Punan Akan Jadi Atraksi Wisata Kaltara Doc: ANTARA/KKI Warsi
Ket. Seorang juru batu yang menahkodai perahu kayu memilih jalur lintas yang aman saat perjalanan menuju Desa Long Jalan, Kecamatan Malinau Selatan Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR - Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi bersama berbagai pihak di Malinau Kaltara berupaya mengoptimalisasi potensi pesona alam dan budaya Suku Punan, salah satu subetnik Dayak, di pedalaman Kalimantan Utara itu.

Dodi, Fasilitator KKI Warsi di Malinau, Minggu (28/5) mengatakan potensi wisata yang ada di Desa Long Jalan akan dikembangkan menjadi program wisata alam dan budaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

"Akses sulit menuju Desa Long Jalan, bukan menjadi kendala. Justru ini dapat dilihat menjadi ciri khas yang dimiliki desa Long Jalan. Sebab, sensasi perjalanan selama delapan jam di atas perahu menyusuri sungai Malinau bisa memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan," katanya.

"Kemudian, wisatawan bisa merasakan hidup berinteraksi langsung bersama masyarakat Suku Punan dalam mengenal budayanya," tutur dia.

KKI Warsi adalah sebuah lembaga non profit yang melakukan kegiatan pendampingan masyarakat di dalam dan sekitar hutan.

Terkait hal itu, Warsi bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malinau Kaltara dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Ekowisata Desa Long Jalan menggelar bimbingan teknis Pemandu Wisata Alam Malinau di Hotel MC pada 23-27 Mei 2023.

Anye Irang, Ketua KUPS Ekowisata Long Jalan mengatakan Desa Long Jalan memiliki kebudayaan Suku Punan yang masih kental. Banyak atraksi wisata budaya yang bisa dinikmati di Desa Long Jalan.

"Kami masih punya kebudayaan sebagai Suku Punan. Seperti cara menghidupkan api menggunakan batu. Kami merasa itu hal yang biasa dalam kebudayaan kami. Tapi, ternyata itu menjadi atraksi wisata yang bisa menarik pengunjung," katanya.

Senada dengan Anye Irang, Ernianthy, anggota KUPS Ekowisata Long Jalan menuturkan selain potensi wisata budaya, Desa Long Jalan juga memiliki kekayaan alam indah.

Salah satu potensi lain, masyarakat Suku Punan memiliki kepercayaan harus melindungi Pan atau air asin.

Air asin adalah tempat minumnya satwa-satwa liar. Jika air asin hilang, maka hewan juga bisa hilang. Mereka juga dilarang membunuh hewan di air asin. Suku Punan percaya jika membunuh hewan di air asin atau hilangnya air asin akan membawa malapetaka.

Air asin ini memiliki cerita kearifan lokal masyarakat dalam melindungi hutannya. Air asin ini juga ada di Desa Long Jalan yang bisa dijadikan potensi wisata.

Nehemia Gurusinga, Pelatih Bimbingan Teknis Pemandu Wisata Alam menjelaskan untuk menjadi pemandu wisata alam dibutuhkan kemampuan interpretasi. Kemampuan ini adalah menghubungkan objek wisata dengan pengunjung.

Ia menjelaskan, dalam pemanduan wisata harus memastikan enam aspek yaitu aspek promosi Sumber Daya Alam (SDA), keunikan objek wisata, memperhatikan keamanan dan ketertiban pengunjung, kemudian kelestarian potensi SDA, memberikan pengalaman arti pendidikan dan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan kegiatan kepariwisataan.

"Semua diupayakan memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.