Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jembatan Sikan-Tumpung Laung Didesain Ulang Pemkab Barito Utara

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 21:31 WIB | Oleh:
Jembatan Sikan-Tumpung Laung Didesain Ulang Pemkab Barito Utara Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara
Ket. Bupati Barito Utara Nadalsyah melakukan ritual tampung tawar kepada Kepala Dinas PUPR M Iman Topik dan pekerja jembatan saat pemancangan tiang lanjutan pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Kamis (25/5).

BARITO UTARA - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mendesain ulang pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Sikan-Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat yang melintasi Sungai Barito.

"Hari ini kami kembali melaksanakan pemancangan lanjutan tiang Jembatan Sikan-Tumpung Laung, karena dilakukan desain ulang jembatan tersebut," kata Bupati Barito Utara Nadalsyah di Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat, Kamis.

Menurutnya, sebelumnya lebar bawah jembatan hanya 100 meter, sering terjadi insiden ditabrak tongkang batu bara.

Namun, kata dia, setelah dikaji, arus air di lokasi itu tidak merata sehingga dari desain sebelumnya 100 meter bertambah menjadi 240 meter.

"Jembatan ini nantinya tidak ada lagi tiang tengah dan mungkin jembatan ini merupakan jembatan terlebar bentangnya di DAS Barito," kata dia.

Nadalsyah mengatakan jembatan ini dibangun hanya semata-mata untuk keperluan masyarakat Kabupaten Barito Utara khususnya masyarakat Tumpung Laung di Kecamatan Montallat.

"Jembatan ini dibangun untuk memperpendek jarak tempuh masyarakat dari Kecamatan Montallat menuju ibu kota Provinsi Kalteng. Pada tahun 2017 kita sudah membuka jalan tembus ini, dan sekarang bisa sudah bisa dilalui oleh masyarakat, dengan jarak tempuh sekitar 3,5 jam," ucapnya.

Bupati Nadalsyah juga berharap ada pergantian pimpinan Kalimantan Tengah aspirasi masyarakat di DAS Barito ini bisa didengar.

"Terus terang jembatan ini seharusnya sudah selesai dibangun dan diresmikan oleh saya dan Wabup Sugianto Panala Putra sebelum masa jabatan kami berdua berakhir, akan tetapi karenaada janji dari Pemprov Kalteng untuk membantu pembangunan jembatan ini sehingga dibatalkan karena terpaut masalah dana," jelas dia.

Dia menyatakan pada awal tahun 2020-2021 pembangunan jembatan ini tertunda untuk pelaksanaannya karena adanya COVID-19. Sehingga anggaran untuk pembangunan jembatan ini dianggarkan untuk pencegahan.

"Alhamdulillah, pada tahun 2023 ini, atas doa warga masyarakat di kabupaten Barito Utara ini, anggaran Pemkab Barito Utara naik secara signifikan pada tahun ini. Sehingga kita bisa menganggarkan kembali pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung ini," ujarnya.

Nadalsyah menegaskan walau dia dan Wakil Bupati sudah tidak menjabat lagi sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah, dia mohon kepada Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Barito Utara untuk melanjutkan dan menyetujui anggaran yang dimohon oleh penjabat (pj) maupun pejabat definitif nantinya.

"Sehingga pada tahun 2024 dan 2025 akhir Jembatan Sikan - Tumpung Laung ini betul-betul fungsional dan dapat digunakan masyarakat luas. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Barito Utara yang telah menyetujui usulan pemerintah daerah terkait dengan penganggaran terkhusus untuk infrastruktur," kata Nadalsyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.