- Home
-
- Luar Negeri
-
- AL Sri Lanka Temukan 14 Ja...
AL Sri Lanka Temukan 14 Jasad ABK
Kamis, 25 Mei 2023, 02:35 WIBCOLOMBO - Angkatan Laut Sri Lanka pada Rabu (24/5) mengatakan mereka telah menemukan 14 jasad di dalam kapal Tiongkok yang terbalik pekan lalu. Saat musibah itu terjadi, tercatat ada 39 awak di dalam kapal yang nahas itu.
Laporan penemuan itu terjadi sehari setelah penyelidikan awal oleh Kementerian Transportasi Tiongkok menyimpulkan bahwa semua awak telah meninggal dunia.
Kapal penangkap ikan Lu Peng Yuan Yu 028 terbalik pada 16 Mei lalu, dengan awaknya antara lain 17 warga Tiongkok, 17 warga Indonesia, dan lima warga Filipina. Kapal itu terbalik di dalam wilayah pencarian dan penyelamatan Australia yang luas dan lokasinya sekitar 5.000 kilometer sebelah barat Perth.
AL Sri Lanka mengatakan bahwa penyelamnya telah menemukan dua mayat dan melihat 12 mayat lainnya pada Selasa (23/5) lalu. AL Sri Lanka juga merilis foto yang menunjukkan lambung merah kapal yang terbalik dan mayat yang ditarik keluar dari air.
"Karena pembusukan dan potensi bahaya kesehatan yang ditimbulkan dengan beroperasi di perairan yang terkontaminasi dengan alat pelindung terbatas, diputuskan bahwa mengambil mayat-mayat itu akan sangat berbahaya," kata AL Sri Lanka dalam sebuah pernyataan.
Dikatakan bahwa lokasi 12 jasad di dalam kapal telah dipetakan dan diserahkan kepada pihak berwenang Tiongkok. Hingga berita ini ditulis pada Rabu malam, kebangsaan jasad yang ditemukan belum diketahui.
Misi Penyelamatan
Australia telah mengirim tiga pesawat dan empat kapal untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan internasional.
Tim penyelamat telah menjelajahi area seluas sekitar 64.000 kilometer persegi, dan tidak menemukan tanda-tanda korban selamat, menurut Kementerian Transportasi Tiongkok.
Suar marabahaya kapal penangkap ikan itu pertama kali terdeteksi pekan lalu saat Topan Fabian yang membawa gelombang setinggi 7 meter dan angin sekuat 120 kilometer per jam melalui area tersebut.
Cuaca buruk telah menghambat upaya penyelamatan, dan Pusat Koordinasi Penyelamatan Gabungan (JRCC) di Canberra telah memperingatkan kondisi untuk bertahan hidup yang amat sulit.
Lu Peng Yuan Yu 028 adalah kapal penangkap ikan milik Perusahaan Perikanan Penglai Jinglu, salah satu perusahaan perikanan besar milik negara Tiongkok.
Kapal itu meninggalkan Cape Town di Afrika Selatan pada 5 Mei menuju Busan di Korea Selatan, menurut situs pelacakan Marine Traffic, yang terakhir menemukan kapal itu pada 10 Mei di tenggara Reunion, sebuah pulau kecil Prancis di Samudra Hindia. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.