Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabah Kolera Melanda Afrika Selatan, 10 Orang Meninggal

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 11:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wabah Kolera Melanda Afrika Selatan, 10 Orang Meninggal Doc: plustvafrica
Ket. Wabah kolera telah menyebabkan 10 orang meninggal di Hammanskraal, di sebelah utara Ibu Kota Pretoria, Afrika Selatan.

JOHANNESBURG - Otoritas kesehatan Afrika Selatan mengatakan pada Minggu (21/5) bahwa wabah kolera telah menyebabkan 10 orang meninggal di Hammanskraal, di sebelah utara Ibu KotaPretoria.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Provinsi Gauteng, 37 orang saat ini dirawat di Rumah Sakit Distrik Jubilee dengan mengalami gejala kolera.

Departemen itu mengatakan hasil laboratorium dari spesimen feses, yang diambil dari 19 pasien, memastikan bahwa pasien-pasien tersebut mengidap kolera.

Seorang anak berusia tiga tahun termasuk di antara 10 orang yang meninggal akibat penyakit tersebut.

Provinsi Gauteng termasuk Pretoria dan Johannesburg, merupakan kota terbesar di Afrika Selatan.

Otoritas kesehatan mengatakan sejak Senin (15/5) minggu lalu, 97 orang dibawa ke Rumah Sakit Distrik Jubilee dengan mengalami gejala diare, kram perut, dan muntah.

Kolera adalah infeksi diare akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholera, dan wabah biasanya terjadi di lingkungan dengan sanitasi dan akses untuk air minum aman yang tidak memadai.

Jika tidak diobati, penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian.

Nomantu Nkomo-Ralehoko, anggota Dewan Eksekutif untuk Kesehatan dan Kebugaran Provinsi Gauteng, mendesak masyarakat untuk melakukan langkah ekstra dalam menjaga kebersihan yang baik serta untuk tidak minum air yang tidak aman.

Ini kali kedua Afrika Selatan menyatakan wabah kolera tahun ini. Pada Februari, otoritas kesehatan mencatat dua kasus kolera yang dikonfirmasi masuk dari Malawi, negara tetangga tempat wabah telah merenggut ratusan nyawa.

Afrika Selatan melaporkan wabah kolera terburuk di negaranya lebih dari satu dekade lalu dengan mencatatkan 12 ribu kasus, menyusul wabah di negara tetangga,Zimbabwe, menurut departemen kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.