Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Bali

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Bali Doc: antarafoto
Ket. Selat Bali

DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi munculnya gelombang setinggi hingga tiga meter di perairan Selat Bali dari 21 sampai 23 Mei 2023.

Selat Bali merupakan jalur penyeberangan yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, dengan Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

"Waspadai potensi tinggi gelombang laut mencapai dua meter atau lebih di sekitar perairan utara dan selatan Bali," kata Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Minggu (21/5).

Menurut BMKG, angin bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan hingga 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam di wilayah perairan tersebut.

Gelombang tinggi juga diprakirakan menghampiri Selat Lombok, Selat Badung, dan Samudra Hindia selatan Bali. Tinggi gelombang di wilayah-wilayah perairan itu diprakirakan sampai tiga meter.

Tinggi gelombang di perairan Nusa Dua, Kabupaten Badung, diperkirakan hingga 2,5 meter, sedangkan di Sanur dan Kuta diperkirakan sampai dua meter.

Pusat Meteorologi Maritim BMKG menyampaikan bahwa kondisi angin dan gelombang laut bisa berdampak pada keselamatan pelayaran.

Angin dengan????? kecepatan lebih dari 15 knot dan gelombang setinggi 1,25 meter berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan.

Angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter berisiko terhadap keselamatan pelayaran kapal tongkang.

Sedangkan angin dengan kecepatan lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter dapat mengganggu pelayaran kapal feri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.