Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biden Tidak Akan Minta Maaf Soal Bom Atom saat Berada di Hiroshima, Ini Alasannya

📅 Sabtu, 20 Mei 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biden Tidak Akan Minta Maaf Soal Bom Atom saat Berada di Hiroshima, Ini Alasannya Doc: ANTARA/Media Center G20/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Foto arsip - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberikan keterangan kepada media di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022). .

Hiroshima - Sikap tegas. Presiden Amerika Serikat Joe Biden tidak berencana meminta maaf atas penggunaan bom atom di Hiroshima pada 1945 dalam kunjungannya ke kota tersebut dalam rangka KTT G7, kata penasihat keamanan nasional Amerika Serikat Jake Sullivan.

Sebagai salah satu pemimpin G7, Biden akan memberikan penghormatan baik kepada sejarah maupun Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida yang menjadi daerah pemilihannya sebagai wakil rakyat, kata Sullivan kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One sebelum tiba di Jepang pada Kamis.

Biden mendarat di pangkalan Korps Marinir AS di Iwakuni, yang terletak sekitar 50 kilometer arah barat daya Hiroshima, Kamis sore waktu setempat.

Biden menjadi presiden kedua AS setelah Barack Obama yang mengunjungi kota yang luluh lantak akibat bom atom pertama di dunia itu yang dijatuhkan Amerika Serikat pada hari-hari terakhir Perang Dunia II.

Biden juga sempat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang untuk menegaskan kembali betapa kuatnya persekutuan kedua negara.

Dia akan mengunjungi Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima bersama para pemimpin G7 lainnya pada Jumat sebelum berdiskusi yang akan fokus kepada isu-isu global utama, mulai perang Rusia-Ukraina, rantai pasokan dan energi bersih, hingga kecerdasan buatan dan perlucutan senjata nuklir.

Menurut Sullivan, kekhawatiran dan masalah terkait China juga akan dibahas dalam KTT G7.

"Saya pikir Anda akan menyaksikan keselarasan dan kekompakan terkait prinsip-prinsip hakiki dalam pendekatan kami terhadap Republik Rakyat China," katadia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.