Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adha, Sragen Perketat Pengawasan Pasar Hewan

📅 Rabu, 17 Mei 2023, 11:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Idul Adha, Sragen Perketat Pengawasan Pasar Hewan Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Hewan ternak sapi di Solo, Jawa Tengah

SRAGEN -Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Sragen, Jawa Tengah memperketat pengawasan pasar hewan jelang Idul Adha menyusul munculnya kasus penyakit kulit berbenjol beberapa waktu lalu.

"Sebagai persiapan Idul Adha kami berupaya sajikan hewan yang sehat. Ini sesuai dengan ketentuan kesehatan dan syariah untuk dijadikan hewan kurban, karena itu kami melakukan pengawasan di pasar hewan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (Dispertan) Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari di Sragen, Rabu (17/5).

Dia mengatakan sudah mengimbau pemilik hewan ternak dengan memberi pakan yang sehat dan cukup.


Selain memperketat di pasar hewan, katanya pengawasan kesehatan hewan ternak sapi dan kambing juga ditingkatkan di lapangan. Upaya ini menyusul merebaknya kasus penyakit kuku dan mulut serta penyakit kulit berbenjol yang menyerang hewan ternak di sejumlah daerah di Indonesia termasuk di Sragen.

Memang menurut dia, saat ini di Sragen sudah nol kasus. Artinya upaya vaksinasi dan pengobatan berhasil dilakukan di daerah tersebut mengingat sebelumnya kasus di Sragen mencapai ribuan kasus.

"Sekarang sudah nol kasus, sejak sebelum Lebaran 2023. Persiapan Idul Adha termasuk pengawasan kasus ini, kami siagakan petugas di lapangan untuk terus memantau kesehatan hewan ternak," katanya.

Ia mengatakan sejauh ini peternak juga sudah proaktif melaporkan hewan ternak yang sakit sehingga pengobatan dapat langsung dilakukan.

Jelang Idul Adha, ia meminta kepada peternak untuk lebih intens menjaga kesehatan hewan ternaknya.

"Untuk semua peternak, terkait persiapan Idul Adha diharapkan bisa lebih intens lagi menjaga kesehatan hewan ternaknya, membersihkan kandang, dan memberikan pakan yang cukup dan tentunya sehat," katanya.

Hingga saat ini pihaknya juga terus aktif melakukan vaksinasi. Menurut dia, saat ini vaksinasi penyakit kulit berbenjol sudah menyasar 4.712 ekor sapi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.