Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Puntung Rokok, Lahan 1 Hektare Terbakar di Aceh

📅 Rabu, 17 Mei 2023, 11:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gara-gara Puntung Rokok, Lahan 1 Hektare Terbakar di Aceh Doc: ANTARA/BPBD Aceh Besar
Ket. Kebakaran lahan di Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/5/2023).

BANDA ACEH - Kebakaran meliputi lahan seluas sekitar satu hektare di wilayah Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, diduga karena api puntung rokok menurut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas di Banda Aceh, Selasa (17/5), mengatakan bahwa kebakaran lahan terjadi Senin (15/5) sekitar pukul 13.30 WIB dan petugas dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

"Api berhasil dipadamkan pukul 21.45 WIB," kata Ilyas.

Ia mengatakan, BPBD Aceh Besar mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian guna memadamkan api yang membakar sekitar satu hektare lahan.

Dugaan sementara, kata Ilyas, kronologi dan penyebab kebakaran lahan yang terjadi di Gampong Mon Ikeun tersebut karena api dari puntung rokok warga.

"Kronologi diperkirakan akibat api puntung rokok," kata Ilyas.

Sebelumnya pada Senin (15/5) kebakaran lahan seluas empat hektare juga terjadi di wilayah Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Petugas yang berwajib masih menyelidiki kronologi dan penyebab kebakaran lahan yang terjadi di Gampong Paya Seunara.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Putri Rizki Afriza mengatakan untuk saat ini Aceh dalam masa peralihan menuju puncak musim kemarau, yaitu pada Juni - Agustus mendatang.

Hal itu, lanjut dia, membuat tutupan awan di wilayah Aceh berkurang dan menyebabkan sinar Ultraviolet (UV) langsung terpancar ke permukaan bumi.

"Untuk indeks sinar UV per hari ini di atas angka tujuh, yang mana artinya sudah memasuki kategori ekstrem," kata Putri.

Oleh sebab itu, Putri meminta agar masyarakat mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Tanah Rencong itu. Apalagi saat penggunaan api tanpa pengawasan yang dapat menyebabkan kebakaran ketika berada di hutan dan lahan.

"Daerah yang perlu mewaspadai potensi karhutla seperti Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara dan Aceh Jaya," kata Putri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.