Mengagetkan, Korban Tewas Aliran Sesat di Kenya Bertambah Jadi Lebih dari 200 Jiwa
Senin, 15 Mei 2023, 00:03 WIBNairobi - Mengagetkan, tim yang menyisir hutan Shakahola di Kenya, lokasi kuburan massal yang terkait dengan aliran sesat yang ditemukan bulan lalu, menggali 22 jasad lagi sehingga totalnya menjadi lebih dari 200 jasad, kata polisi.
"Tim forensik kami pada hari ini menggali 22 jasad." kata kepala Kepolisian Rhodah Onyancha kepada awak media di Shakahola pada Sabtu waktu setempat.
Sedikitnya 201 jasad telah ditemukan sejak pertengahan April selama penyelidikan aliran sesat yang dipimpin Paul Mackenzie, seorang pastor yang memimpin Good News International Church.
Sang pastor dituduh telah memerintahkan pengikutnya untuk sengaja mati kelaparan.
Upaya untuk mengungkap kebenaran di balik kegiatan aliran sesat tersebut dan kondisi seputar kematian masih berlangsung.
Menurut polisi, warga setempat yang melaporkan kehilangan kerabatnya semakin bertambah.
Penyelidikan yang diluncurkan sejak bulan lalu mengungkapkan bahwa beberapa organ milik korban hilang, sehingga memunculkan kecurigaan adanya tindak kejahatanperdagangan organ manusia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur ke Rumah Duka Andika Lutfi, Tapi Kok Tidak Menjanjikan Apa-apa Ya, Termasuk Wapres. Usut Kekerasan Aparat atas 10 Korban Jiwa
-
Dua Orang Tewas Terinjak-injak Saat Pemakaman Pemimpin Oposisi Kenya, Raila Odinga
-
43 Korban Tewas Bencana Banjir Sumut, 88 Hilang
-
Pengguna Angkutan Umum Selama Nataru 2025/2026 Mencapai 21,46 Juta Orang
-
Uniqlo Rilis Koleksi The Roger Federer 2026: LifeWear Sporty Nan Elegan
-
IKN Siap Sambut Aktivitas ASN Jadi Pusat Pemerintahan Baru Indonesia
-
Liverpool FC - Adidas Reuni, Hadirkan Jersey Baru dan The Reds Homecoming Festival di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.