Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdeteksi 30 Titik Panas di Kalimantan Timur

📅 Minggu, 14 Mei 2023, 20:09 WIB | Oleh:
Terdeteksi 30 Titik Panas di Kalimantan Timur Doc: Antara / HO BMKG Balikpapan
Ket. Informasi sebaran titik panas yang dirilis BMKG Stasiun Balikpapan, Minggu (14/5).

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 30 titik panas (indikator awal kebakaran hutan dan lahan) tersebar di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga semua pihak diminta waspada agar jumlah titik panas tidak bertambah.

"Sebanyak 30 titik panas tersebut hasil pemantauan sepanjang Sabtu (13/5) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 Wita," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Minggu.

Sebaran 30 titik panas tersebut sudah ia informasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna mendapatkan tindakan lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, Jumat (12/5), pihaknya juga mendeteksi enam titik panas di Kaltim, namun titik panas tersebut sudah padam setelah dilakukan penanganan pihak terkait.

Sedangkan 30 titik panas yang terpantau sepanjang Sabtu, kata dia, merupakan titik panas baru yang muncul di lokasi yang berbeda dengan titik koordinat yang berbeda pula ketimbang hari sebelumnya.

Sebanyak 30 titik panas tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Kutai Barat terdapat 7 lokasi yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kelay 1 titik, Sambaliung 4, dan Tabalar 2 titik.

Kemudian di Kabupaten Kutai Barat terdapat 1 titik panas, yakni yang terpantau di Kecamatan Bongan.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara terdeteksi 5 titik yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Loa Kulu 2 titik sertaLoa Janan, Muara Badak, dan TenggarongSeberang masing-masing 1 titik.

Kabupaten Kutai Timur terdeteksi 17 titik panas yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bengalon terpantau 8 titik, Busang 3 titik, Kaubun 3 titik, danSangatta Utara 3 titik.

"Kami mengimbau semua pihak agar selalu waspada dan saling menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan maupun lahan, meskipun bulan ini di Kaltim masih masuk musim hujan," kata Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.