Google Berencana Tanamkan Teknologi AI di Mesin Pencarinya
Sabtu, 13 Mei 2023, 15:35 WIBCALIFORNIA - Google mengungkapkan rencana menanamkan mesin pencari dominannya dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih, sebuah dorongan yang menjadi respons terhadap salah satu ancaman terbesar terhadap posisinya sebagai pintu gerbang utama internet.
Dikutip dari The Associated Press, pergeseran dalam cara kerja mesin pencari Google diluncurkan tiga bulan setelah mesin pencari Bing Microsoft mulai memanfaatkan teknologi yang sama dengan chatbot ChatGPT, yang telah menciptakan desas-desus di Silicon Valley sejak Apple merilis iPhone pertama 16 tahun lalu.
Google, yang dimiliki Alphabet Inc., telah menguji chatbot percakapan sendiri yang disebut Bard. Produk itu didukung oleh teknologi yang disebut AI generatif yang juga menggerakkan ChatGPT, hanya tersedia untuk orang yang diterima dalam daftar tunggu.
Tetapi Google mengumumkan pada Rabu (10/5) bahwa Bard akan tersedia untuk semua pendatang di lebih dari 180 negara dan lebih banyak bahasa di luar bahasa Inggris.
Ekspansi multibahasa Bard akan dimulai dengan bahasa Jepang dan Korea sebelum menambahkan sekitar 40 bahasa lagi.
Sekarang Google siap untuk menguji perairan AI dengan mesin pencarinya, yang telah identik dengan menemukan hal-hal di internet selama 20 tahun terakhir dan berfungsi sebagai pilar kerajaan periklanan digital yang menghasilkan pendapatan lebih dari 220 miliar dolar AS tahun lalu.
"Kami berada di titik belok yang menarik," kata CEO Alphabet Sundar Pichai pada konferensi developer yang dikemas dalam pidato yang dibumbui dengan referensi AI satu demi satu."Kami menata ulang semua produk kami, termasuk pencarian."
Lebih banyak teknologi AI akan hadir di Google Gmail dengan opsi "Help Me Write" yang akan menghasilkan balasan email yang panjang dalam hitungan detik, dan alat untuk foto yang disebut "Magic Editor" yang secara otomatis akan mengubah gambar.
Transisi AI akan dimulai dengan hati-hati dengan mesin pencari yang berfungsi sebagai permata mahkota Google.
Pendekatan yang disengaja mencerminkan tindakan penyeimbangan yang harus dinegosiasikan oleh Google saat mencoba untuk tetap menjadi yang terdepan sambil menjaga reputasinya menjadi mesin pencari yang andal.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kebakaran Hutan di Spanyol, Sebanyak 1.200 Warga Mengungsi
-
AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang
-
FPCI: Indonesia Youth Democracy Forum Pacu Generasi Muda Miliki Rasa Kepemilikan terhadap Demokrasi
-
Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
-
Google Bakal Hapus Watermark pada Gambar dan Video AI?
-
Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI
-
IHSG Hari Ini Menguat Seiring Momentum Musim Laporan Keuangan Semester I
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.