Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Naik Tipis di Tengah Meningkatnya Imbal Hasil Obligasi AS

5 Selasa, 09 Mei 2023, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Naik Tipis di Tengah Meningkatnya Imbal Hasil Obligasi AS Dolar Naik Tipis di Tengah Meningkatnya Imbal Hasil Obligasi AS Doc: ANTARA/Oriental Image via Reuters Connect-Xu jingb
Ket. Seorang pegawai Tiongkok menghitung uang kertas dolar AS dan yuan RMB (renminbi) di sebuah bank di Kota Hai'an, Jiangsu, Tiongkok, pada 6 Agustus 2019.

NEW YORK - Dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (8/5/2023) atau Selasa pagi WIB, karena imbal hasil obligasi pemerintah rebound dari level rendah minggu lalu.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,16 persen menjadi 101,3725 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1007 dolar AS dari 1,1025 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2618 dolar AS dari 1,2640 dolar pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 135,1160 yen Jepang, lebih tinggi dari 134,7650 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8895 franc Swiss dari 0,8905 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3371 dolar Kanada dari 1,3377 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,1511 krona Swedia dari 10,1554 krona Swedia.

Tingkat imbal hasil surat utang pemerintah AS 2-tahun naik menuju 4,00 persen pada Senin (8/5/2023), sementara tingkat imbal hasil obligasi AS 10-tahun sempat mencapai lebih dari 3,50 persen, memberikan dukungan kepada dolar AS.

"Gambaran yang mendasari ekonomi sebagian besar tetap sama, karena sebagian besar laporan tidak banyak mengubah tren jangka panjang - sisi jasa-jasa ekonomi tetap tangguh, kemerosotan manufaktur berlanjut, dan gambaran ketenagakerjaan terus menentang gravitasi," kata Brent Schutte, kepala investasi Northwestern Mutual Wealth Management Company, menulis dalam sebuah catatan pada Senin (8/5/2023).

Pelaku pasar mengalihkan perhatian mereka ke indeks harga konsumen dan indeks harga produsen AS terbaru, yang dijadwalkan akan dirilis masing-masing pada Rabu (10/5/2023) dan Kamis (11/5/2023).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Luar Negeri
Inggris dan Uni Eropa Pangk...

BNPB Sebut Karhutla Masih Ancam Sejumlah Daerah

14 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB Sebut Karhutla Masih A...

Mengapa Makanan Pendamping ASI Tak Boleh Ditambahi Bawang

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mengapa Makanan Pendamping ...
Luar Negeri
Dubes: AS Bidik Ekonomi Dig...

Mendag: Surplus Dagang RI Capai Rp192,70 Triliun

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag: Surplus Dagang RI C...
Olahraga
Mutiara Ayu Puspitasari Men...

UNICEF Siaga Hadapi Ancaman Ebola di Sudan Selatan

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNICEF Siaga Hadapi Ancaman...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.