Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penembakan Massal di AS, Biden Desak Kongres Larang Senjata Serbu

📅 Senin, 08 Mei 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penembakan Massal di AS, Biden Desak Kongres Larang Senjata Serbu Doc: AP
Ket. Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden memberikan penghormatan kepada para korban penembakan di TOPS Market Buffalo, New York pada 17 Mei 2022.

ANKARA - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Minggu (7/5) mendesak Kongres AS untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang melarang senjata serbu setelah penembakan terjadi di sebuah mal di Texas.

"Sekali lagi, Kongres harus mengirimi saya RUU yang melarang senjata serbu dan senjata berkapasitas tinggi. Memberlakukan pemeriksaan latar belakang universal. Mensyaratkan penyimpanan yang aman. Mengakhiri kekebalan untuk produsen senjata. Saya akan langsung menandatanganinya. Kita membutuhkan tidak kurang dari itu untuk menjaga keamanan," kata Biden di Twitter.

Pada Sabtu (6/5), sebanyak 8 orang tewas dalam penembakan di sebuah mal di kota Allen, Texas, sekitar 48 kilometer dari utara Dallas. Pelaku bersenjata juga tewas di tembak oleh seorang petugas di mal.

"Jill (Biden) dan saya mendoakan keluarga mereka dan mereka yang terluka parah. Kami berterima kasih kepada responden pertama yang bertindak cepat dan berani," kata Presiden AS tersebut.

"Serangan seperti itu terlalu mengejutkan untuk menjadi hal yang lazim. Kita membutuhkan lebih banyak tindakan, lebih cepat untuk menyelamatkan nyawa," ujar Biden menambahkan.

Penembakan terjadi di Allen Premium Outlets pada pukul 15:36 waktu setempat. Seorang petugas mal segera menanggapi tempat kejadian dan membunuh tersangka, kata Kepala Polisi Allen Brian Harvey.

Menurut sejumlah pejabat setempat, setidaknya tujuh korban lainnya berusia antara 5 hingga 61 tahun dirawat di rumah sakit karena luka-luka. Tiga di antara mereka dalam kondisi kritis, sedangkan empat lainnya dalam keadaan stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.