Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balas Kekalahan dari Swiatek, Sabalenka Juara Madrid Open

📅 Senin, 08 Mei 2023, 07:05 WIB | Oleh:
Balas Kekalahan dari Swiatek, Sabalenka Juara Madrid Open Doc: Thomas COEX / AFP
Ket. Pose dengan Trofi I Aryna Sabalenka dari Belarusia berpose dengan trofi pemenang setelah mengalahkan Iga Swiatek dari Polandia dalam pertandingan final tunggal turnamen tenis WTA Tour Madrid Terbuka 2023 di Caja Magica, Madrid, Minggu (7/5) dini hari WIB. Sabalenka menang 6-3, 3-6, 6-3 untuk merebut gelar di Ibu Kota Spanyol untuk kedua kalinya.

MADRID - Petenis nomor dua dunia, Aryna Sabalenka, mengalahkan Iga Swiatek di final Madrid Open, Minggu (7/5) dini hari WIB. Sukses itu menjadi kemenangan pertamanya di lapangan tanah liat melawan Swiatek. Petenis Belarusia itu menang 6-3, 3-6, 6-3 untuk merebut gelar di Ibu Kota Spanyol untuk kedua kalinya.

Hingga pertemuan di final Madrid Open, petenis berusia 25 tahun itu kalah dalam tiga pertandingan sebelumnya menghadapi Swiatek di lapangan tanah liat tanpa memenangkan satu set pun. "Ini sesuatu yang luar biasa. Saya sangat senang bisa melawannya dan mendapatkan kemenangan. Ini tidak terlalu membosankan bagi orang untuk menonton pertandingan kami," ujar Sabalenka.

"Saya sangat menikmati bermain di lapangan tanah liat, karena memiliki waktu ekstra. Ini tidak supercepat. Jadi, saya bisa melepaskan pukulan kuat. Ada reli yang lebih lama," sambungnya. Petenis Belarusia sukses membalas dendam atas kekalahan dari rivalnya asal Polandia di final Stuttgart Open, dua pekan lalu. Kemenangan Sabalenka mengakhiri rentetan sembilan kemenangan beruntun Swiatek jelang mempertahankan gelar di Prancis Open.

Swiatek yang merupakan pemenang dua kali di Roland Garros, bangkit setelah awal yang bagus dari Sabalenka. Tapi, unggulan kedua itu bangkit di set ketiga untuk memenangkan final WTA 1000 pertama yang menampilkan dua pemain peringkat teratas sejak 2014. Sabalenka meraih gelar ke-13 dalam kariernya, dan gelar keduanya di lapangan tanah liat dalam waktu dua jam 25 menit.

"Saya sangat senang dengan kemenangan ini, terutama melawan Iga di lapangan tanah liat. Itu selalu merupakan pertandingan yang sulit melawannya," sambung Sabalenka. Swiatek kecewa dengan kekalahannya dan menyebut dia harus lebih konsisten.

"Terkadang lebih sulit, terkadang lebih mudah. Itulah mengapa kami memiliki variasi dalam tenis. Itulah mengapa terkadang petenis bermain lebih baik di beberapa permukaan dan kurang baik di permukaan yang berbeda," ujar Swiatek.

Petenis nomor satu dunia itu mengkritik penyelenggara turnamen karena pertandingan berlanjut hingga larut malam selama sepekan terakhir. "Tidak menyenangkan bermain jam satu pagi. Meski demikian, saya senang karena bisa melewati pengalaman ini, bertahan dan berada di final," sambungnya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.