Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaksel: Kebon Baru Tebet Bukan Daerah Sangat Miskin

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaksel: Kebon Baru Tebet Bukan Daerah Sangat Miskin Doc: ANTARA/Kominfotik Jakarta Selatan
Ket. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murthadho memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitator Forum Konsultasi Publik (FKP) Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Jakarta, Jumat (28/4).

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memastikan warga Kebon Baru, Tebet tidak masuk kategori sangat miskin dalam verifikasi pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2023.

"Urgensi Fasilitator Forum Konsultasi Publik (FKP) Regsosek diharapkan dapat menjadi modal pemahaman secara lengkap untuk terlibat langsung dalam pembangunan di Provinsi DKI Jakarta," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murthadho, di Jakarta, Kamis.

Ali menuturkan dengan adanya FKP Regsosek pada setiap kelurahan di Jakarta Selatan ini dilakukan sungguh-sungguh oleh pihak terkait yang menjalankan.

"Kepada panitia pelaksana khususnya Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Selatan, saya haturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas keterlibatan dalam mendukung suksesnya Regsosek Tahun 2022," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Jakarta Selatan, Munawaroh menambahkan, pihaknya memulai FKP sejak Selasa (2/5) di semua kelurahan sehingga diharapkan para lurah sebagai fasilitator memiliki bekal terkait hal tersebut.

"Pembekalan dilaksanakan sekali saja. Tapi mereka akan melaksanakan konsultasi di kelurahan. Ada yang tiga hingga 13 hari tergantung banyaknya RT," ujar Munawaroh.

Salah satunya, Kelurahan Kebon Baru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bersama RW 04 yang terdiri dari 17 RT, sebagai langkah memulai verifikasi pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2023.

Lurah Kebon Baru Mariana menerangkan pendataan awal Regsosek adalah bentuk program terintegrasi untuk memperbaharui kesejahteraan nasional dan bentuk program perlindungan sosial bagi masyarakat.

"Tujuannya adalah untuk memverifikasi data-data yang sudah ada dari petugas data sebelumnya. Sehingga pendataan itu benar-benar valid yang dilakukan oleh para ketua RT nantinya," tutur Mariana.

Menurut dia, ada empat kategori kesejahteraan yang ditetapkan, mulai dari sangat miskin, miskin saja, rentan miskin, dan tidak miskin.

"Di Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, kami memastikan warga tidak ada yang masuk kategori sangat miskin, dalam arti kesusahan untuk makan," tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir dalam kegiatan ini 17 Ketua RT, Ketua RW 04, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lima orang tokoh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.