Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sambangi PIS, NYK Bahas Potensi Kerja Sama Bisnis Green Energy Logistics

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sambangi PIS, NYK Bahas Potensi Kerja Sama Bisnis Green Energy Logistics Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Perusahaan perkapalan asal Jepang, Nippon Yushen Kabushiki Kaisha (NYK), yang sekaligus juga mitra kerja sama strategi PT Pertamina International Shipping (PIS) berkunjung untuk membahas potensi kerja sama bisnis green energy logistics.

Kunjungan berlangsung di Gedung Pertamina, pada Rabu (3/5), dan dihadiri oleh Chief Financial Officer & Chief Executive of Management Planning Headquarters NYK Akira Kono, Chief Executive of Energy Division NYK Officer Hironobu Watanabe, Deputy General Manager NYK Bulkship Asia Kenichiro Yanagisawa, President Director NYK Line Indonesia Hideaki Hamanaka, Vice President Director of NYK Line Indonesia Atsuhiko Kako, Director of NYK Line Indonesia Soga Gustama, Supervisor of NYK Line Indonesia Rikardo Parulian.

Sementara dari Pertamina hadir Senior Vice President Strategic and Investments Daniel S. Purba, CEO PIS Yoki Firnandi, Direktur Perencanaan Bisnis Wisnu Medan Santoso, dan Direktur Armada Muhammad Irfan Zainul Fikri.

Pertemuan membahas tentang kerjasama dalam menggarap potensi bisnis dan pengembangan teknologi terkini terutama di bidang pengangkutan CO2, penyediaan kapal angkutan LNG, penyediaan kapal angkutan green fuel, pengembangan capability melalui kerjasama ship management dan lainnya.

CEO PIS Yoki Firnandi menyambut hangat kedatangan NYK untuk pembahasan potensi kerja sama strategis antara PIS dan NYK ke depan. "Tentunya, PIS akan melihat potensi-potensi kerja sama tersebut dengan kondisi dan perkembangan pasar ke depan, sekaligus menyesuaikan dengan rencana PIS dalam mendukung program transisi energi," kata Yoki.

PIS dan NYK resmi menjadi mitra kerja sama strategis pada Desember 2022. Kerja sama ini mencakup investasi, dan kolaborasi bisnis strategis yang siap menguasai pasar green energy logistics internasional. Penandatanganan ini menandai masuknya NYK sebagai salah satu pemegang saham di PIS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.