Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

GoTo Masih Merugi Rp3,86 Triliun pada Kuartal I-2023

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
GoTo Masih Merugi Rp3,86 Triliun pada Kuartal I-2023 Doc: ANTARA/HO/GoTo
Ket. Logo perusahaan GoTo.

JAKARTA - Perusahaan teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (kode saham: GOTO) berhasil memangkas rugi bersih sebesar 40,31 persen year on year (yoy), menjadi sebesar Rp3,86 triliun pada kuartal I-2023, dari sebelumnya sebesar Rp6,47 triliun pada kuartal I-2022.

Penurunan rugi bersih emiten berkode GOTO disebabkan oleh menurunnya biaya dan beban perseroan sebesar 20,60 persen yoy menjadi Rp7,37 triliun pada kuartal I-2023, dari sebelumnya sebesar Rp9,29 triliun pada periode sama tahun 2022, melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/4).

Biaya dan beban tersebut meliputi beban pokok pendapatan senilai Rp1,35 triliun, beban umum dan administrasi senilai Rp2,29 triliun, dan beban penjualan dan pemasaran senilai Rp1,62 triliun.

Selain itu, beban pengembangan produk senilai Rp932 miliar, beban penyusutan dan amortisasi senilai Rp706,14 miliar, serta beban operasional dan pendukung senilai Rp463,6 miliar.

"Fokus kami pada pelanggan setia yang profitabel serta kedisiplinan dalam pengelolaan beban, telah meningkatkan efisiensi secara signifikan, sekaligus memberikan sekilas gambaran prospek GoTo di masa depan," ujar Direktur Utama Grup GoTo Andre Soelistyo.

seiring dengan penurunan biaya dan beban, pendapatan bersih GoTo meningkat 122,55 persen yoy mencapai Rp3,33 triliun pada kuartal I-2023, dari sebelumnya sebesar Rp1,49 triliun pada periode sama 2022.

Pendapatan bersih perseroan ini ditopang oleh pendapatan dari bisnis on-demand sebesar Rp2,93 triliun, teknologi keuangan sebesar Rp244,2 miliar, dan e-commerce sebesar Rp2,23 triliun.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain itu, pendapatan dari bisnis logistik sebesar Rp547,1 miliar, dan segmen lainnya sebesar Rp19,26 miliar.

"Dengan tercapainya margin kontribusi-kontribusi positif keseluruhan Grup pada kuartal ini, perseroan berada pada titik penting di tengah upaya mendorong profitabilitas seluruh unit bisnis," ujar Direktur Keuangan Grup GoTo Jacky Lo.

Kemudian, EBITDA yang disesuaikan GoTo tumbuh 67 persen yoy menjadi Rp-1,6 triliun pada kuartal I-2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yang didukung oleh kinerja kuat khususnya dari unit bisnis On-Demand Services dan E-Commerce.

Jumlah kas dan setara kas perseroan sebesar Rp26,8 triliun dan fasilitas kredit sekitar Rp4,65 triliun, yang mana Rp1,5 triliun telah digunakan per 31 Maret 2023.

Jumlah liabilitas perseroan tercatat Rp15,6 triliun pada akhir Maret 2023, sedangkan, jumlah ekuitas tercatat Rp120,3 triliun, sehingga, jumlah aset perseroan senilai Rp135,95 triliun pada kuartal I-2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.