Warga Sekitar Gunung Karangetang Diimbau Tetap Waspada
Kamis, 27 Apr 2023, 10:12 WIBMANADO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM berharap masyarakat tetap mewaspadai potensi awan panas guguran Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
"Kubah lava lama masih ada di puncak yang sewaktu-waktu dapat roboh bersamaan dengan keluarnya lava. Karakteristik awan panas guguran Gunung Karangetang terjadi dari penumpukan material lava yang gugur/longsor," ujar Kepala Badan Geologi, Sugeng Mujiyanto dalam rilis yang dibagikan Pos Gunung Api Karangetang dalam grup percakapan di Manado, Kamis (27/4).
Dari hasil evaluasi PVMBG, erupsi efusif Gunung Karangetang menunjukkan penurunan, leleran lava dan guguran lava tidak teramati.
Sementara dari seismisitas jenis gempa guguran yang merupakan indikasi terjadinya erupsi efusif (lava meluncur) sudah menurun, bahkan sejak tanggal 6 April 2023 gempa guguran tidak terekam.
Sedangkan dilihat dari aktivitas tersebut kemungkinan suplai magma telah berkurang atau energi dorongan kurang kuat, sehingga lava tidak dapat keluar, sedangkan gempa fase banyak mulai meningkat.
Akumulasi material hasil erupsi efusif yang berada di lembah-lembah jalur luncuran/guguran lava pijar berpotensi menjadi guguran lava ke bagian hilir, sehingga perlu kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sekitarnya serta yang akan melintasi lembah/sungai tersebut.
"Perlu juga diwaspadai terjadinya lahar ketika terjadi hujan di puncak," ucapnya.
PVMBG telah menurunkan status aktivitas vulkanik Gunung Karangetang dari siaga level III menjadi waspada level II mulai Rabu, 26 April 2023 pukul 16.00 WITA setelah terjadi erupsi efusif pada 8 Februari lalu.
Saat terjadi erupsi, seratusan warga yang bermukim di sekitar gunung tersebut diungsikan karena khawatir terjadi awan panas guguran seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Demo udara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Jakarta
-
Terobosan Baru! AI Dinilai Mampu Tingkatkan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa
-
Pembentukan Tim Khusus Pemugaran Makam Pendiri Kota Tanjungpandan
-
Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar, Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah?
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Bupati Solok Jon Firman Pandu Fokus Perkuat Legalitas dan Perlindungan UMKM.
-
Bekas Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Digarap 9 Penyidik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.