Vietnam Desak Perbankan Bantu Stimulasi Dunia Bisnis
Kamis, 27 Apr 2023, 10:50 WIBHANOI - Pemerintah Vietnam mendesak bank sentral setempat dan industri perbankan segera menerapkan lebih banyak kebijakan guna mempercepat pemulihan ekonomi dan memberikan dukungan kepada bisnis di seluruh negeri.
"Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh mendesak bank sentral Vietnam dan bank-bank komersial untuk melanjutkan dukungan mereka kepada pengembang properti, seperti menurunkan suku bunga saat ini, yang telah dilaporkan tinggi secara tidak berkelanjutan oleh industri tersebut," lapor surat kabar lokal Vietnam News, Rabu (26/4).
Mengingat pembangunan ekonomi negara mengalami beberapa kemunduran, dengan pertumbuhan yang tercatat lebih rendah dari tahun lalu, pemimpin negara itu mengatakan penting untuk menerapkan kebijakan perbankan sebagai alat untuk memobilisasi sumber daya negara secara efisien, terutama tanah dan modal, dan untuk mengatasi tantangan.
Perubahan harus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan likuiditas pasar properti, terutama dalam regulasi kredit dan keuangan saat ini, ujarnya.
Dia juga menginstruksikan pemerintah daerah untuk menyelidiki masalah administrasi yang masih menghambat kemajuan banyak proyek properti, dengan mengatakan bahwa bagi pengembang, sama pentingnya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan segera, lapor surat kabar itu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Di Forum BRICS, Mendag Budi Santoso Ungkap 3 Strategi Perluas Akses Pembiayaan UMKM
-
James Trafford, Kiper Termahal Inggris Resmi Bergabung ke Leeds United
-
Militer AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran Seiring Meningkatnya Bentrokan terkait Jalur Pelayaran
-
Piala AFF 2026: Vietnam Tak Terbebani Gelar Juara Bertahan Jelang Hadapi Singapura
-
Stephen Curry Ingin Pensiun sebagai Warrior, Golden State Siap Perpanjang Kontrak
-
Pemkot Bekasi Bagikan Kacamata Gratis untuk Siswa
-
Luka Modrik Bela AC Milan HadapChealsea di Stadion Utama GBK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.