Usai Deklarasi Ganjar, PPP Akan Bertemu PDIP
Kamis, 27 Apr 2023, 01:21 WIBJAKARTA - PDI Perjuangan akan bertemu dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam waktu dekat usai PPP mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024.
"Keputusan PPP ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan dan dialog antarkedua partai dalam waktu dekat guna mengukuhkan kerja sama partai politik," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (26/4).
Hasto menyatakan bahwa PDI Perjuangan menyambut terbuka dukungan yang diberikan oleh PPP terhadap Ganjar Pranowo. Pengumuman dukungan PPP hari ini disampaikan Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, didampingi Sekjen PPP, Arwani Thomafi, dan sejumlah pengurus PPP lainnya.
"Keputusan PPP ini merupakan sebuah dukungan sangat positif. PDI Perjuangan memberi apresiasi kepada PPP," ucap Hasto.
PDI Perjuangan mencatat salah satu landasan PPP untuk mendukung Ganjar Pranowo, yakni PPP ingin menitipkan prinsip amar ma'ruf nahi munkar kepada Ganjar untuk diimplementasikan dalam tatanan politik pemerintahan di masa mendatang.
"Prinsip amar ma'ruf nahi munkar tersebut senapas dengan nasihat Ibu Megawati ke Mas Ganjar Pranowo, yaitu bijaksana dan baik, baik dan bijaksana," tuturnya.
Dari sisi aspek sejarah, tutur Hasto melanjutkan, hubungan kedua partai memiliki kesamaan. Pada masa lalu, PDIP dan PPP menjadi partai yang sama-sama ditindas oleh Orde Baru.
"Selain itu, Ibu Megawati dan Pak Hamzah Haz pun juga memiliki hubungan yang sangat erat, apalagi pernah bersama di pemerintahan," katanya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Dua Pilar Bangsa
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Romahurmuziy, menyebut partai berlambang Kabah itu telah melengkapi spektrum dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.
"Dengan dukungan PPP maka lengkap sudah sebenarnya spektrum dukungan Mas Ganjar dari kelompok nasionalis dan kelompok religius yang merupakan dua pilar utama bangsa kita," ujar Romahurmuziy di kediaman Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, di Sleman, Rabu.
Dukungan PPP kepada Ganjar Pranowo sebagai capres, kata dia, sudah muncul sejak lama yang kemudian disepakati seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP.
"Kemarin seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (PPP), 38 Dewan Pimpinan Wilayah menyampaikan secara aklamasi untuk memberikan dukungan kepada Mas Ganjar," kata dia.
Menurut dia, sejak enam bulan lalu, bahkan sudah ada belasan DPW PPP yang mengusulkan Gubernur Jateng itu untuk maju sebagai bakal capres.
Ia menilai sebagian besar dukungan tersebut muncul lantaran sosok Ganjar Pranowo dinilai memiliki kedekatan dengan PPP.
Pasalnya, menurut dia, almarhum Ahmad Musadiq Supriyadi yang tak lain adalah mertua Ganjar Pranowo, pernah menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Purbalingga.
Selain itu, PPP juga menjadi partai pengusung Ganjar Pranowo pada Pilgub Jawa Tengah 2018 berpasangan dengan kader PPP Taj Yasin yang merupakan putra ulama karismatik KH Maimun Zubair.
Struktur PPP, kata dia, juga bakal menginstruksikan kepada seluruh komponen partainya dari tingkat pusat sampai ranting untuk mendukung keputusan partai tersebut.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.