Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Rakyat Gairahkan Ekonomi Warga

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Rakyat Gairahkan Ekonomi Warga Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah) didampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (kanan) dan Sekda Depok Supian Suri (kiri).

DEPOK - Kegiatan rutin seperti Pasar Rakyat yang digelar setiap malam takbiran diklaim mampu menggerakkan ekonomi warga terutama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penegasan ini diklaim Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Senin (24/4).

"Kita berusaha untuk menyejahterakan rakyat. Pasar rakyat yang diadakan setiap malam takbiran sebagai sebuah aset penting warga Depok. Sebab, kegiatan tersebut dapat melahirkan omzet, khususnya juga bagi orang-orang di Kampung Lio dan sekitarnya yang menjadi lokasi pasar rakyat. Harapannya, mereka akan semakin sejahtera," kata Mohammad Idris.

Menurut Idris, Pasar Rakyat, ada sebanyak 800 lapak pedagang tersedia di pasar tersebut. Tujuannya agar masyarakat dapat melakukan aktivitas ekonomi. Wali Kota berharap dengan kehadiran pasar rakyat dapat meningkatkan kembali laju perekonomian Kota Depok. Agar nantinya laju pertumbuhan ekonomi Kota Depok bisa kembali bersaing, minimal di Jabodetabek.

"Jadi, aktivitas tersebut dilakukan pascapandemi guna meningkatkan kembali laju pertumbuhan ekonomi Kota Depok. Sebenarnya sudah cukup baik kenaikan pertumbuhan ekonominya. Angkanya, sudah lima koma sekian. Kami ingin menaikkan lagi karena target 2024 bisa sampai tujuh persen," jelasnya.

Menurut Idris, dengan pertumbuhan setinggi tersebut, Depok akan kembali mampu bersaing dengan laju pertumbuhan ekonomi, minimal di Jabodetabek. Untuk menaikkan pertumbuhan, dibutuhkan pasar-pasar seperti ini di mana para pelaku dan pengunjungnya memang warga Depok.

Idris pun minta kecamatan dan kepala dinas terkait, mendata tempat-tempat yang representatif untuk dijadikan lokasi menggelar pasar rakyat. Semakin banyak pasar rakyat, ekonomi jelas bakal tambah bergairah.

Sementara itu, terkait hari Lebaran, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, mengajak warga untuk menjaga nilai toleransi. Ajakannya tersebut terkait adanya perbedaan Lebaran tahun ini. "Sesuai dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia, kita harus toleran dan tetap bersatu, saling menghormati menyikapi perbedaan Lebaran," ujarnya.

Ia juga mengajak momentum hari Lebaran ini dijalani dengan kesederhanaan. Menurut Imam, menyambut Lebaran dengan berfoya-foya akan mubazir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.