Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditutup di Zona Merah, Saham Jerman Berbalik Melemah

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 05:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ditutup di Zona Merah, Saham Jerman Berbalik Melemah Doc: ANTARA/REUTERS/Staff
Ket. Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman (2/2/2021).

Frankfurt - Ditutup di zona merah. Saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat (24/4/2023), berbalik melemah dari kenaikan pada akhir pekan lalu, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt merosot 0,11 persen atau 17,71 poin menjadi menetap di 15.863,95 poin.

Indeks DAX 40 terkerek 0,54 persen atau 85,69 poin menjadi 15.881,66 poin pada Jumat (21/4/2023), setelah terpangkas 0,62 persen atau 99,23 poin menjadi 15.795,97 poin pada Kamis (20/4/2023), dan menguat 0,08 persen atau 12,53 poin menjadi 15.895,20 poin pada Rabu (19/4/2023).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 21 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 19 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Zalando SE, sebuah perusahaan operator penjualan aksesoris fesyen untuk pria dan wanita secara daring mencatat kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan ataublue chips, dengan harga sahamnya tergelincir 2,16 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen semikonduktor terbesar di Jerman Infineon Technologies AG yang terpangkas 1,52 persen; serta perusahaan multinasional Jerman yang mengembangkan perangkat lunak perusahaan untuk mengelola operasi bisnis dan hubungan pelanggan SAP SE melemah 1,46 persen.

Di sisi lain, Siemens Healthineers AG, sebuah perusahaan induk industri perangkat medis dan teknologi medis multinasional Jerman melonjak 3,58 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar(top gainer)dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan yang memproduksi dan memasarkan peralatan dan komponen elektronik presisi multinasional Jerman Sartorius AG terangkat 2,94 persen; serta perusahaan yang menjual dan mendistribusikan bahan kimia industri dan khusus Brenntag SE meningkat 2,69 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.