Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Berhati-hati, BMKG: Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia Potensi Gelombang Tinggi

📅 Senin, 24 Apr 2023, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Berhati-hati, BMKG: Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia Potensi Gelombang Tinggi Doc: ANTARA/HO BMKG
Ket. Peringatan dini gelombang tinggi sejumlah perairan di Jawa.

Sidoarjo - Warga harus berhati-hati. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan jika sejumlah wilayah pesisir di Indonesia berpotensi terjadinya gelombang tinggi tanggal hingga tiga hari ke depan.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo dalam keterangannya di Sidoarjo, Senin mengatakan gelombang tinggi di perairan Indonesia mempengaruhi keamanan aktivitas di wilayah pesisir khususnya aktivitas pariwisata pesisir pantai.

"Tinggi gelombang di sepanjang pesisir pantai barat Pulau Sumatera, pesisir pantai Selat Sunda, serta pesisir pantai selatan Pulau Jawa hingga Bali - Lombok - Pulau Sumbawa dan NTT berkisar antara 2 hingga 3 meter," ujarnya.

Ia mengatakan, ketinggian gelombang alun atauswellberkisar antara 1.25 sampai dengan 2.5 meter.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di pesisir Selat Sunda hingga perairan selatan Banten serta Jawa Barat, dan Perairan Pulau Sabu hingga Kupang - Pulau Rote," ucapnya.

Ia mengatakan, tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Kepulauan Simeulue-Pulau Nias.

"Kemudian di Perairan Barat Kepulauan Simeulue hingga Pulau Nias, Perairan Utara Kepulauan Anambas, Perairan Utara dan Barat Pulau Siberut, Perairan Barat Pulau Pagai-Pulau Sipora," ujarnya.

Selain itu, kata dia juga berpotensi terjadi di Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Sukabumi-Cianjur, Perairan Garut-Pangandaran, Perairan Cilacap.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

"Seperti perahu nelayan dan wisata yakni pada kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter serta kapal ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter," ucapnya.

Ia juga mengingatkan risiko terhadap gelombang tinggi maupun gelombang alun atau swell tinggi di pesisir pantai dapat menyebabkan rip current atau arus balik laut serta meningkatkan risiko aktivitas di sekitar pesisir pantai.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal, beraktivitas, khususnya aktivitas wisata pesisir pantai selama hari libur Idul Fitri 1444H, April 2023 di sekitar pesisir pantai yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Bandara King Fahd Arab Saud...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan Melemah...
Daerah
Pemkab Bulungan Gelar GMP, ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.