Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Wisata Pantai Parangtritis

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Wisata Pantai Parangtritis Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Objek wisata Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Antisipasi lonjakan pengunjung. Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis,apabila terjadi lonjakan arus wisatawan pada libur Lebaran 2023.

"Untuk jalur wisata pada tahap normal tidak ada rekayasa, jalur lalu lintas tetap seperti biasa, tetapi nanti manakala ada lonjakan lalu lintas, yang pertama untuk jalur Jalan Parangtritis nanti akan direkayasa," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi di Bantul, DIY, Sabtu.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas di Jalan Parangtritis berupa pengalihan arus wisatawan mulai sempalan Pundong ke timur melewati Jembatan Soka, kemudian wilayah Gunung Puyuh, sebelum akhirnya masuk Jalan Parangtritis yang ada di wilayah Kretek.

"Nanti,finisnya ada di simpang tiga selatan Jembatan Kretek I, setelah itu arus wisatawan ke selatan menuju TPR (tempat pemungutan retribusi)," katanya.

Singgih mengatakan kemudian untuk jalur keluar atau kepulangan dari tempat wisata Pantai Parangtritis, arus kendaraan akan dialihkan melalui Jembatan Kretek II ke barat, agar kendaraan balik wisatawan tidak bertemu dengan arus masuk wisata.

"Jadi, Jembatan Kretek II ke barat melalui simpang tiga Pengklik, bisa lurus melalui jalur jalan lintas selatan (JJLS), bisa putar ke kanan melalui Jalan Samas dan Jalan Bantul," katanya.

Dia mengatakan untuk rekayasa arus lalu lintas di objek wisata kawasanMangunan Dlingo, karena ada beberapa ruas jalan yang mengalami perbaikan terutama antara Pinus Pengger dan Heha Gunungkidul, akan diberlakukan rekayasa jalur.

"Yang pertama, untuk kendaraan besar terutama bus pariwisata tidak boleh melewati Pengger dan Heha, jadi nanti di dari utara parkiran Heha itu akan putar balik dan seluruh kendaraan besar terutama bus nanti naik melalui Imogiri Dlingo," katanya.

Dia mengatakan Dinas Perhubungan DIY, Bantul, dan Kepolisian Resor Polres Bantul sudah memasang portal atau rambu rambu larangan bagi bus melintasi wilayah Pengger atau jalan Patuk-Dlingo.

"Sudah dipasangi portal, sehingga nanti kendaraan-kendaraan besar yang terlanjur melewati itu harus putar balik. Kalau mau ke Mangunan, harus melewati jalur Imogiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.