Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Menlu G7 Nyatakan Bersatu Dukung Perdamaian di Taiwan

📅 Rabu, 19 Apr 2023, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Menlu G7 Nyatakan Bersatu Dukung Perdamaian di Taiwan Doc: REUTERS/Francois Lenoir
Ket. Ilustrasi G7.

KARUIZAWA - Para Menteri Luar Negeri (Menlu) dari Group of Seven (G7) pada Selasa menyampaikan kesatuan organisasinya untuk mendukung perdamaian dan stabilitas Taiwan yang dinilai merupakan elemen penting mencapai keamanan global.

Menlu G7 juga mendesak Tiongkok untuk bertindak penuh tanggung jawab sebagai anggota komunitas internasional. G7 terdiri atas Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat (AS), serta Uni Eropa.

Dalam sebuah komunike yang dirilis setelah pertemuan tiga hari di Kota Karuizawa, Jepang, para menteri luar negeri menekankan bahwa tidak ada perubahan dari posisi anggota G7 terhadap Taiwan.

Penegasan kesatuan G7 terhadap Taiwan yang merupakan pulau yang memiliki pemerintahan demokratis sendiri itu muncul setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan negara-negara Eropa untuk tidak menjadi "pengikut" AS atau Tiongkok di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara adidaya tersebut atas Taiwan.

Para Menlu G7 juga berkomitmen untuk meningkatkan sanksi terhadap Rusia setelah invasi ke Ukraina, dengan terus mendukung Kiev.

Mereka mengutuk ancaman Rusia yang berencana menempatkan senjata nuklir di Belarus sebagai tindakan yang tak dapat diterima. G7 tetap berkomitmen untuk mengupayakan dunia tanpa senjata nuklir.

Hasil diskusi pada pertemuan tingkat menteri ini akan ditindaklanjuti pada pertemuan puncak (KTT) G7 pada 19--21 Mei di Kota Hiroshima, Jepang, kota yang menjadi target serangan nuklir pertama di dunia.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berharap dapat menyampaikan visi miliknya tentang dunia tanpa senjata nuklir di KTT tersebut.

Pertemuan para Menlu G7 diadakan menyusul pernyataan Macron yang memicu kontroversi di AS dan Eropa ketika dia memperingatkan dalam sebuah wawancara media agar negara-negara Eropa tidak terseret ke dalam krisis atas Taiwan yang didorong oleh "pergerakan Amerika dan reaksi berlebihan Tiongkok."

Ketegangan di Selat Taiwan terus meningkat terutama setelah pertemuan antara pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Los Angeles awal bulan ini. Pertemuan itu mendorong Tiongkok untuk melakukan latihan militer skala besar di sekitar wilayah perairan tersebut.

Komunike G7 yang terbaru juga menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Di sisi lain, mereka juga menyampaikan keprihatinan serius terhadap agresivitas Beijing yang terus berupaya mengklaim Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan.

"Kami sangat menentang setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan," kata para Menlu G7.

"Kami akan meminta Tiongkok untuk bertindak sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab. Kami juga bersiap untuk membangun hubungan yang konstruktif dan stabil dengan Tiongkok melalui dialog," kata Menteri Luar Negeri JepangYoshimasa Hayashi, yang memimpin pembicaraan tersebut, dalam konferensi pers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.