Rekonstruksi Pelabuhan Palu Terdampak Gempa, Kemenhub Raih Penghargaan ADB
Selasa, 18 Apr 2023, 14:45 WIBJAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berhasil meraih penghargaan implementasi proyek Tahun 2022 dari Asian Development Bank (ADB). Penghargaan ini diserahkan dalam acara Wrap-Up Meeting ADB Country Portfolio Review Mission (CPRM) 2022.
ADB Project Implementation Award 2022 Diterima oleh Tim Pekerjaan Loan 3792-INO: Emergency Assistance for Rehabilitation and Reconstruction (Transport Component) untuk pekerjaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pelabuhan Teluk Palu yang terdampak bencana gempa.
Penghargaan ini diterima oleh Muhammad Masyhud selaku Direktur Kepelabuhanan sekaligus Implementing Agency (IA) pada pekerjaan Loan No. 3792-INO: EARR serta didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelabuhan Fandhika Putera Santoso dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandar Udara Ridha Kurniawan.
"Penghargaan ini didapat atas prestasi yang luar biasa dalam tiga kategori, yaitu pencapaian Contract Award, pencapaian pada implementasi perlindungan lingkungan dan sosial, serta pencapaian pada kesetaraan gender pada pekerjaan," kata Masyhud dalam kererangan tertulisnya, Selasa (18/4).
Penghargaan ini diberikan oleh ADB sebagai apresiasi atas kinerja Tim Manajemen Proyek/Project Implementation Unit (PIU) yang sangat baik dalam implementasi pekerjaan, percepatan pekerjaan, serta manajemen dalam penyelesaian masalah, baik teknis, finansial, lingkungan dan sosial, serta tata kelola manajemen proyek yang baik.
Masyhud menjelaskan pekerjaan ini dianggap telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa hal, diantaranya, mendapatkan nilai progress keuangan yang cukup tinggi senilai kurang lebih USD 33 Juta pada Tahun 2022, semua pekerjaan telah terkontrak pada Tahun 2022, kemampuan kapasitas Project Management Unit (PMU) dan Project Implementation Unit (PIU) untuk memonitor serta mengakselerasi proses pengadaan, pekerjaan EARR responsive untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan terkait dengan pekerjaan serta memiliki tata Kelola manajemen proyek yang baik, dan pekerjaan EARR memiliki kemampuan penyelesaian permasalahan yang positif pada setiap permasalahan.
"Termasuk kemampuan koordinasi dengan kontraktor dalam kesetaraan gender dan pemenuhan output yang diinginkan," tambahnya.
Masyhud menyampaikan, pekerjaan ini direncanakan selesai pada akhir 2023, dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam upaya recovery infrastruktur transportasi pasca bencana pada tahun 2018.
"Kami sangat berterima kasih atas penghargaan ini dan mengapresiasi kerja keras dan komitmen yang diberikan oleh seluruh anggota tim. Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan memberikan dampak yang positif bagi pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia. Kami juga berharap bahwa keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi semua pihak yang terlibat dalam proyek-proyek pembangunan," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Bank Sampah Jadi Solusi Kebersihan dan Tambahan Penghasilan Warga Bengkulu.
-
Indonesia Tegaskan Dukungan bagi Perdamaian Myanmar
-
Ajang Lari Sky Fun Run 2026: Pengalaman Lari di Atas Jalur Bus Rapid Transit, Daftar di Aplikasi TJ: Transjakarta!
-
Harga Emas Antam Turun Rp24.000 Jadi Rp2,689 Juta/Gr pada Kamis Ini
-
Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?
-
PSG Siap Menjadi Penguasa Baru Liga Champions
-
Pemkot Tangerang Berkolaborasi dengan Masyarakat Gelar Aksi Bersihkan Sungai demi Cegah Banjir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.