Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Satu Arah Mulai Diuji Coba di Jalur Nasional

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 17:07 WIB | Oleh:
Sistem Satu Arah Mulai Diuji Coba di Jalur Nasional Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Undang Syarif Hidayat.

GARUT - Kepolisian Resor (Polres) Garut mulai melakukan uji coba menerapkan sistem satu arah a(one way)pada jalur jalan nasional lintas Limbangan-Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan hasilnya mampu melancarkan arus kendaraan hingga kondisi jalan tampaklengang, Minggu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Undang Syarif Hidayat di Garut, Minggu, mengatakan uji coba satu arah arus kendaraan itu merupakan cara yang dinilai tepat ketika terjadi kepadatan di jalan nasional dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan sebaliknya.

"Tadi baru kami melaksanakan kegiatan CB (cara bertindak)one way, bolak balik. Dua kali hari ini uji coba, selesai langsung kosong lagi," kata Undang.

Ia menuturkan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya ataupun yang melintasi Garut sudah terjadi peningkatan sekitar lima persen, dan kondisi volume kendaraan tersebut masih kategori landai, tidak ada hambatan laju kendaraan.

"Arus mudik yang melintas di jalur nasional didominasi mobil pribadi pada siang hari dan malam hari. Lumayan ada peningkatan lima persenan," katanya.

Meskipun kondisinya landai, kata dia, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Garutterus bersiaga melakukan pengamanan di jalur yang menjadi titik rawan kemacetan, termasuk melakukan sistem satu arah agar pengguna jalan bisa nyaman dan aman saatmelintasdi wilayah Garut.

Ia menyampaikan terkait puncak arus mudik Lebaran dari arah Bandung menuju Tasikmalaya lintas wilayah Kabupaten Garut diprediksi terjadi pada 19 atau 20 April 2023.

Oleh karena itu, kata Undang, sejumlah personel Polres Garut dan petugas dari instansi terkaitsudah siaga melakukan pengamanan di setiap pos dan siap melakukan tindakan cepat, jika ada hambatan arus kendaraan.

Dia menambahkan jajarannya juga sudah melakukan langkah antisipasi dengan memberlakukan pembatasan jalan kemudian membuat satu titik penyeberangan agar masyarakat tidak menyeberang sembarangan yang bisa menghambat laju kendaraan untukmengatasi kemacetan dari dampak aktivitas pasar di jalan nasional.

"Kami akan tempatkan penyeberang jalan, bagi yang akan menyeberang padasatu titik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.