Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Lampung Turunkan Tim Penembak Jitu di Titik Rawan Jalur Mudik Lebaran

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Lampung Turunkan Tim Penembak Jitu di Titik Rawan Jalur Mudik Lebaran Doc: antarafoto
Ket. Aparat dari Polda Lampung

BANDARLAMPUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menurunkan tim penembak jitu di titik rawan jalur mudik Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik baik mereka yang akan menu Pulau Jawa dari Sumatera maupun sebaliknya.

"Saya tempatkan penembak jitu di titik rawan di jalur mudik. Di mana titiknya itu rahasia, tidak mungkin diberi tahu lokasinya dimana (penembak jitu)," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, di Bandarlampung, Minggu (16/4).

Dia menegaskan bahwa dalam melancarkan arus mudik dan balik Lebaran 1444 Hijriah, segenap sumber daya Polda Lampung akan dioptimalkan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam rangka libur mudik tahun ini.

"Mudah-mudahan pelayanan pengamanan yang kami berikan pada masyarakat dalam rangka mudik bisa terus bertahan, tidak saat jelang Idul Fitri saja," ujarnya.

Dia pun mengatakan bahwa selain menempatkan penembak jitu, Polda Lampung juga menyiagakan tim Tekab 308 yang berfokus mengungkap, menangkap dan mencegah aksi kejahatan.

"Jangan ragu lakukan tindakan tegas terukur secara p4ofesional apalagi itu tindakan yang nyata-nyata membahayakan harta, benda dan nyawa. Jangan ragu," ujarnya.

Helmy mengatakan bahwa polri dalam melaksanakan Operasi Ketupat Krakatau selain untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mudik juga memberikan rasa aman dari aspek kriminalitas.

"Artinya jalur yang dilewati pemudik itu harus aman dari tindak kejahatan, kantong parkir dan rest area harus diamankan dari tindak kejahatan, jalur lintas yang dilewati juga demikian. Sehingga pemudik dari jawa ke Lampung harus merasa aman begitu pula sebaliknya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.