Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira Ini Sudah Lama Ditunggu, Kepri Salurkan Bantuan dan Insentif untuk RT/RW hingga Pemuka Agama

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 07:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira Ini Sudah Lama Ditunggu, Kepri Salurkan Bantuan dan Insentif untuk RT/RW hingga Pemuka Agama Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai menyerahkan bantuan dan insentif untuk masyarakat di Kota Tanjungpinang, Sabtu (15/4/2023).

Tanjungpinang - Berita gembira, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan berbagai bantuan dan insentif untuk RT/RW, posyandu, guru pendidikan keagamaan non formal, penyuluh agama non PNS, dan pemuka agama tetap pada rumah ibadah di Tanjungpinang.

"Ini bentuk apresiasi kami untuk kerja keras bapak/ibu sekalian. Semoga bantuan dan insentif ini bisa terus kita tambah di tahun depan," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai menyerahkan bantuan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Sabtu.

Gubernur Ansar menyebutkan bantuan ini diberikan sebagai dukungan Pemprov Kepri terhadap tenaga-tenaga masyarakat yang telah membantu pemerintah daerah menjalankan tugas hingga level masyarakat terbawah.

Ia menegaskan bantuan ini akan dicairkan sebelum hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi. Hal ini untuk menambah daya beli masyarakat menjelang hari raya dan memutar roda perekonomian di masyarakat.

"Saya minta sebelum hari raya sudah diterima masyarakat, supaya mereka bisa belanja. Untuk intensif guru dan tenaga kependidikan swasta, kemungkinan setelah lebaran baru dicairkan," ucap Ansar.

Ansar merinci bantuan dan insentif untuk Tanjungpinang, terdapat 674 RT dan 165 RW yang menerima bantuan sebesar Rp1,2 juta per orang, dengan total anggaran sebesar Rp1,006 miliar.

Lalu, di Tanjungpinang pada tahun 2023 terdapat sebanyak 160 Posyandu dengan anggaran sejumlah Rp800 Juta, yang masing-masing posyandu menerima bantuan sebesar Rp5 juta.

Selanjutnya penerima lain di Tanjungpinang berjumlah 1.047 penerima dengan total anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang terdiri dari guru pendidikan keagamaan non formal (Guru TPQ) sebanyak 628 orang, pemuka agama tetap pada rumah ibadah sebanyak 381 orang dan penyuluh non-ASN sebanyak 38 Orang.

"Masing-masing penerima tersebut mendapatkan insentif sebesar Rp1,2 juta. Ada juga insentif sebesar Rp2 juta untuk guru dan tenaga kependidikan SMA dan SLB se-Tanjungpinang," ucap Ansar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.