Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebun Raya Cibodas Destinasi Alam yang Menyegarkan

📅 Sabtu, 15 Apr 2023, 06:15 WIB | Oleh:
Kebun Raya Cibodas Destinasi Alam yang Menyegarkan Doc: Istimewa

Wisata kebun raya yang sarat edukasi bisa menjadi pilihan melewatkan libur Lebaran tahun ini. Kebun Raya Cibodas misalnya, menawarkan udara sejuk, pemandangan alam yang menawan, dan wawasan tentang konservasi tumbuhan.

Kebun Raya Cibodas (KRC) bisa dipilih menjadi destinasi liburan Lebaran untuk melepas penat. Berada di Kompleks Hutan Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, lokasi tersebut menawarkan pemandangan, kesejukan udaranya, juga pengetahuan terkait pelestarian tumbuhan.

Dari tempat ini pemandangan Gunung Gede dan Gunung Pangrango terlihat tinggi menjulang memperindah lanskap hutan, dan padang rumput, dan juga kolam air. Apalagi tempat ini memiliki curug atau air terjun dan beragam taman konservasi tumbuhan secara tematik.

Dengan luas 8.499 hektare, KRC memiliki topografi bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian antara 1.300 hingga 1.425 meter di atas permukaan laut (mdpl). Suhunya rata-ratanya yang 20,06 derajat Celsius, dengan kelembaban 80,82 persen.

Didirikan pada tanggal 11 April 1852 oleh ahli botani Johannes Ellias Teijsmann, KRC memiliki lima pilar yaitu konservasi, wisata alam, edukasi, jasa lingkungan dan penelitian. Pilar konservasi berupa pelestarian jenis tumbuhan secaraex situatau konservasi di luar habitat asli.

Pelestarianex situberupa konservasi yang melindungi spesies tumbuhan dan hewan langka dengan mengambil dari habitat yang tidak aman atau terancam dengan ditempatkan ke pada lokasi tertentu dengan perlindungan manusia. Cara konservasi tumbuh seperti ini berupa kebun raya, dan kebun koleksi.

Tumbuhan yang ada sebagai koleksi rujukan yang bernilai ilmiah tinggi pengembangan potensi guna pemanfaatan secara berkelanjutan. Selain itu dijadikan cadangan (back up) penting bagi upaya pemulihan jenis-jenis tumbuhan terancam kepunahan serta pemulihan lahan-lahan terdegradasi.

Pilar wisata alam dari KRC berupa menciptakan wisata alam yang memiliki muatan ilmu pengetahuan, sekaligus juga menyegarkan dan inspiratif untuk mendukung kehidupan sosial kemasyarakatan yang lebih baik.

Pilar edukasi berupa menyajikan informasi terkait botani, konservasi, lingkungan dan pemanfaatan tanaman, serta merangsang kesadaran, kepedulian, tanggung jawab dan komitmen terhadap pelestarian tumbuhan.

Pilar jasa lingkungan dilakukan dengan memberi dampak ekologis bagi peningkatan kualitas lingkungan yang meliputi tata air, keanekaragaman hayati, penyerapan karbon dan keindahan lanskap.

Sedangkan pilar penelitian berupa pelaksanaan dan memfasilitasi berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang konservasi, domestik dan reintroduksi tumbuhan serta botani ekonomi.

Koleksi Tanaman

KRC memiliki beragam koleksi tanaman, seperti anggrek (122), kaktus (95), koleksiNepenthaceaeatau kantong semar (46), paku-pakuan (101), sukulen (68), tamangesneriaceaeatau tumbuhan berbunga (18), dan taman liana (31).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.