Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Bank Dunia Berikutnya Harus Dorong Reformasi dan Perangi Kemiskinan

📅 Jumat, 14 Apr 2023, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Bank Dunia Berikutnya Harus Dorong Reformasi dan Perangi Kemiskinan Doc: antara/reuters
Ket. Presiden dan CEO Mastercard Ajay Banga berbicara kepada peserta selama Cybersecurity Summit Departemen Keamanan Dalam Negeri di Manhattan, New York, AS, 31 Juli 2018.

WASHINGTON - Menteri Pembangunan Prancis mengatakan pada Kamis (13/4) bahwa dia akan memberi tahu presiden Bank Dunia berikutnya yang diharapkan, Ajay Banga, untuk mempertahankan misi antikemiskinan bank sambil terus maju dengan langkah-langkah berikutnya pada Oktober dalam evolusinya memerangi perubahan iklim dan masalah global lainnya.

Chrysoula Zacharopoulou mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa dia ingin Banga, mantan CEO Mastercard, menggunakan KTT keuangan internasional di Paris untuk mengembangkan ide dan rencana memperluas pembiayaan iklim dan memanfaatkan dana sektor swasta.

Zacharopoulou, seorang ginekolog kelahiran Yunani dan mantan anggota Parlemen Eropa yang ditunjuk sebagai Menteri Negara untuk Pembangunan, Francophonie dan Kemitraan Internasional Prancis 11 bulan lalu, akan bertemu dengan Banga pada Jumat waktu setempat selama pertemuan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington.

"Apa yang akan saya katakan padanya - atau apa yang akan saya dorong dia - adalah bahwa dia akan mendapat dukungan kami dalam misinya untuk menyelesaikan reformasi Bank Dunia yang ambisius melalui Marrakech (kota di Maroko), menggunakan KTT Juni di Paris sebagai langkah penting," kata Zacharopoulou, mengacu pada pertemuan tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional di Maroko pada Oktober.

"Ini yang pertama. Yang kedua kita harus terus memerangi kemiskinan ekstrem," ujarnya. "Itu berarti negara-negara termiskin dan populasinya harus tetap menjadi pusat agenda Bank Dunia dan kita semua."

Prancis pada 22-23 Juni menjadi tuan rumah "KTT untuk Pakta Keuangan Global Baru", yang bertujuan untuk meningkatkan pembiayaan krisis bagi negara-negara yang rentan.

Zacharopoulou mengatakan konferensi akan berfokus pada cara-cara untuk menciptakan sumber pembiayaan baru yang inovatif untuk perubahan iklim, kesehatan masyarakat, keanekaragaman hayati dan barang-barang publik lainnya dan membangun momentum politik untuk perubahan di luar peningkatan pinjaman tahunan sebesar 5 miliar dolar AS yang diadopsi minggu ini oleh pemegang saham Bank Dunia.

Zacharopoulou mengatakan bahwa ada fokus utama untuk memasukkan dana sektor swasta untuk meningkatkan pembiayaan iklim ke jumlah yang sangat besar yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan pengurangan emisi.

"Uang publik berperan dalam mengurangi risiko investasi di negara-negara yang paling rentan. Kita dapat menggunakan uang publik untuk mengurangi risiko tetapi sektor swasta harus datang," katanya.

Banga adalah "pasangan yang cocok" untuk tugas Bank Dunia, dengan pengalaman manajemen dan keuangan sektor swasta yang kuat. Karena dia lahir dan dididik di India, "Dia tahu betul tentang tantangan negara-negara berkembang."

Tapi Banga, yang telah berjanji untuk memberikan lebih banyak sumber pinjaman di luar perubahan neraca awal, akan menghadiri KTT keuangan Paris hanya beberapa minggu setelah ia diperkirakan akan menjabat awal Juni.

Zacharopoulou mengatakan Banga akan mampu melanjutkan pekerjaan staf Bank Dunia yang memajukan langkah-langkah reformasi awal bank hanya dalam waktu enam bulan.

"Mulai dari momen penting ini, dia memiliki beberapa momentum untuk membubuhkan tanda tangannya dan memberikan visinya," katanya. "Saya pikir dia akan memiliki semua komunitas internasional bersamanya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.