Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diplomat Rusia Tuding AS Gencarkan Aktivitas Bio-Militer di Seluruh Dunia

📅 Jumat, 14 Apr 2023, 12:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diplomat Rusia Tuding AS Gencarkan Aktivitas Bio-Militer di Seluruh Dunia Doc: Martial Trezzini/Keystone via AP
Ket. Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov menyampaikan pidato saat di Konferensi Pelucutan Senjata di Markas PBB di Jenewa, Switzerland, pada 2 Maret 2023.

MOSKOW - Amerika Serikat telah memulai upayanya dalam memperluas aktivitas militer biologis di seluruh kawasan di dunia, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam pidatonya di sidang paripurna Dewan Federasi (majelis tinggi parlemen Rusia), Rabu (12/4).

Ryabkov mengatakan bahwa kegiatan berbahaya AS terkait kegiatan bio-militer di Ukraina "menjadi bukti kuat bahwa negara mengabaikan kewajiban internasionalnya".

Menurut dia, mayoritas negara penandatangan Konvensi Senjata Biologis dan Beracun (BWC), termasuk 120 negara yang mencakup negara non-blok serta beberapa negara lain, tidak terkecuali beberapa negara Barat, berada di pihak Rusia bahwa "efektivitas BWC akan jauh lebih tinggi jika protokol non-diskriminatif yang mengikat secara hukum universal untuk konvensi ini dapat dikembangkan, termasuk dengan mekanisme verifikasi yang efektif."

Rusia menilai bahwa protokol semacam itu sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas BWC.

"Proses perumusan protokol tersebut sempat berjalan sangat lancar sebelum akhirnya ditangguhkan dan bahkan digagalkan pada awal abad ke-21 oleh AS," kata Ryabkov mengungkapkan.

Ryabkov juga mengatakan bahwa alih-alih mendukung protokol, AS justru memutuskan untuk meningkatkan aktivitas militer biologis dan sejumlah program berfungsi ganda di hampir seluruh dunia, termasuk wilayah eks Uni Soviet yang bahkan mungkin menjadi wilayah prioritas AS.

"Apa yang militer AS lakukan berkaitan dengan senjata biologis di Ukraina sudah jelas membuktikan bahwa mereka mengabaikan peraturan internasional. Hal ini juga menjadi sebuah pengingat bagi kami di kementerian, dan bagi berbagai badan federal terkait lainnya untuk mengambil langkah nyata dalam menegakkan ketentuan yang telah disepakati di BWC," kata Ryabkov menegaskan.

Dikutip dari situs Badan Pelucutan Senjata PBB (UNODA), BWC dibuat dengan garis besar agar mendorong semua negara untuk menahan diri dari penggunaan bakteri dan komponen beracun sebagai senjata serta mendorong pemusnahan senjata biologis semacam itu bagi pihak yang memilikinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.