Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Hasil Uji Sampel Takjil Oleh Dinkes Lombok Tengah dan BPOM NTB

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 03:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Hasil Uji Sampel Takjil Oleh Dinkes Lombok Tengah dan BPOM NTB Doc: ANTARA/HO-Humas Dinkes Lombok Tengah
Ket. Petugas Dikes Lombok Tengah bersama BPOM NTB melakukan uji sampel takjil di Kota Praya.

Lombok Tengah - Mengagetkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Nusa Tenggara Barat melakukan uji sampel takjil untuk mengantisipasi adanya produk makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya.

"Dari hasil uji sampel tidak ada yang ditemukan makanan mengandung bahan berbahaya atau pewarna," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok TengahSuardi di Praya, Senin.

Uji sampel takjil tersebut dilakukan di beberapa lokasi di Kota Praya kepada para pelaku UMKM yang menjual makanan dan minuman atau menu berbuka puasa.

"Kegiatan ini rutin dilaksanakan dan hasilnya negatif atau tidak ada makanan dan minuman yang menggunakan bahan berbahaya," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada para pelaku UMKM untuk tidak menggunakan bahan yang menggandung bahan berbahaya yang dapat merugikan kesehatan masyarakat.

"Makanan yang dijual harus bebas dari formalin, pewarna, maupun borak," katanya.

Pihaknya juga telah membentuk tim untuk melakukan pengawasan penjualan makanan dan minuman atau takjil selama bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Pengawasan takjil di bulan Ramadhan ini juga melibatkan petugas kesehatan di semua puskesmas di masing-masing kecamatan.

"Petugas kesehatan di puskesmas juga kita libatkan," katanya.

Dari hasil pengawas yang telah dilakukan hingga saat ini belum ada yang ditemukan takjil yang menggunakan pengawet atau pewarna yang berbahaya untuk kesehatan masyarakat.

"Belum ada yang kita temukan. Artinya takjil yang dijual para UMKM masih aman untuk dikonsumsi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.