Jelang Mudik, Pertamina Diminta Jamin Pasokan BBM

Senin, 10 Apr 2023, 09:01 WIB

JAKARTA - Pertamina perlu menjamin kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama mudik. Apalagi liburan mudik kali ini lebih panjang sehingga membutuhkan banyak pasokan BBM.

"Kami ingin memastikan kesiapan pasokan BBM di jalur Pantura menghadapi libur Lebaran 2023," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji melalui keterangannya saat melakukan peninjauan langsung kesiapan pasokan BBM menghadapi libur Lebaran 2023 di SPBU-SPBU yang berada di jalur tol Pantura pekan lalu.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Dirjen Migas menguraikan PT Pertamina telah melakukan persiapan yang mencakup tiga hal utama yaitu pertama, memprediksi pola arus mudik dan arus balik dibanding tahun sebelumnya. Dari hasil investigasi, terdapat pola yang berbeda di mana pada 2022 karena waktu libur yang pendek, puncak kebutuhan BBM hanya sebentar dan selanjutnya turun. Sedangkan untuk tahun ini, diperkirakan saat puncak akan lebih panjang sejalan dengan libur bersama lebih lama.

Karena itu, Dirjen Migas telah mengingatkan Pertamina agar menyiapkan pasokan BBM dalam jumlah yang lebih besar.

Persiapan kedua menyangkut infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Pertamina telah menyediakan fasilitas di TBBM, Depo hingga distribusinya di SPBU. Selain itu juga tersedia fasilitas monitoring seperti command center yang bisa memantau coverage days BBM di masing-masing SPBU.

Untuk mempermudah pendistribusian BBM, Pertamina menyediakan fasilitas motorist dan mobil tangki stand by (SPBU Kantong) dalam jumlah mencukupi.

Kesiapan ketiga adalah menjalin kerja sama dengan instansi terkait seperti TNI, Polri untuk mendukung pendistribusian BBM saat puncak mudik dan arus balik.

Lakukan Pemetaan

Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memaparkan bahwa untuk kesiapan Lebaran 2023, PT Pertamina memetakan segmentasi transportasi. Untuk transportasi darat, kesiapan pasokan BBM sangat krusial karena mobilisasi masyarakat diperkirakan mencapai 123 juta jiwa.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak karena kita juga melihat mulai ada potensi-potensi wilayah yang menjadi konsentrasi pergerakan masyarakat," jelas Ega.

Pertamina juga melakukan kesiapan BBM untuk transportasi laut dan udara dengan menyediakan BBM dalam jumlah cukup. Kebutuhan BBM diperkirakan meningkat di Pelabuhan Bakauheni dan Gilimanuk.

Sementara pasokan avtur ditingkatkan hingga 10 persen untuk Bandara Soekarno Hatta, Banten. Sedangkan bandara-bandara lainnya diperkirakan kebutuhannya meningkat sekitar 5-7 persen.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.