• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Fibrosis Kistik, Penyakit ...

Fibrosis Kistik, Penyakit Penumpukan Lendir yang Diturunkan

Senin, 10 Apr 2023, 06:30 WIB

Salah satu penyakit yang menyerang paru-paru adalah fibrosis kistik (cystic fibrosis). Penyakit keturunan yang ditandai dengan penumpukan lendir yang kental dan lengket yang dapat merusak banyak organ tubuh.

Fibrosis kistik disebabkan oleh mutasi atau perubahan pada gen yang mengatur distribusi garam dalam tubuh manusia. Perubahan gen tersebut membuat kadar garam di dalam keringat meningkat. Kondisi ini menyebabkan lendir di saluran pernapasan, pencernaan, dan sistem reproduksi menjadi kental dan lengket.

Ket. Foto: — Sumber: NIKOLAY DOYCHINOV / AFP

Mutasi gen pada penderita fibrosis kistik diturunkan dari kedua orang tua. Jika seorang anak menerima mutasi gen ini hanya dari salah satu orang tuanya, maka ia hanya menjadicarrieruntuk penyakit ini. Seorangcarriertidak menderita fibrosis kistik, tetapi dapat menurunkan kelainan ini kepada keturunannya.

Tanda dan gejala gangguan yang paling umum termasuk kerusakan progresif pada sistem pernapasan dan masalah sistem pencernaan kronis. Ciri-ciri gangguan dan tingkat keparahannya bervariasi di antara individu yang terkena.

Menurut lamanMedlineplus, lendir adalah zat licin yang melumasi dan melindungi lapisan saluran udara, sistem pencernaan, sistem reproduksi, serta organ dan jaringan lainnya. Pada orang dengan fibrosis kistik, tubuh memproduksi lendir yang kental dan lengket secara tidak normal.

Lendir yang tidak normal ini dapat menyumbat saluran udara, menyebabkan masalah pernapasan yang parah dan infeksi bakteri di paru-paru. Infeksi ini menyebabkan batuk kronis, mengi, dan peradangan. Seiring waktu, penumpukan lendir dan infeksi mengakibatkan kerusakan paru-paru permanen, termasuk pembentukan jaringan parut (fibrosis) dan kista di paru-paru.

"Kebanyakan orang dengan fibrosis kistik juga memiliki masalah pencernaan. Beberapa bayi yang terkena memilikimeconium ileus, penyumbatan usus yang terjadi segera setelah lahir. Masalah lainnya yang diakibatkan oleh penumpukan lendir yang kental dan lengket dapat terjadi di pankreas," tulis laman tersebut.

Pankreas adalah organ yang memproduksi insulin. Itu juga membuat enzim yang membantu mencerna makanan. Pada orang dengan fibrosis kistik, lendir sering merusak pankreas, merusak kemampuannya untuk memproduksi insulin dan enzim pencernaan.

Masalah pencernaan dapat menyebabkan diare, malnutrisi, pertumbuhan yang buruk, dan penurunan berat badan. Pada masa remaja atau dewasa, kekurangan insulin dapat menyebabkan suatu bentuk diabetes yang dikenal sebagaicystic fibrosis-related diabetes mellitus(CFRDM).

Fibrosis kistik dulunya dianggap sebagai penyakit mematikan pada masa kanak-kanak. Dengan perawatan yang lebih baik dan cara yang lebih baik untuk mengelola penyakit ini, banyak orang dengancystic fibrosissekarang hidup dengan baik hingga dewasa. Orang dewasa dengan fibrosis kistik mengalami masalah kesehatan yang mempengaruhi sistem pernapasan, pencernaan, dan reproduksi.

Kebanyakan pria dengan fibrosis kistik memiliki ketiadaan bilateral kongenital darivas deferens(Congenital bilateral absence of the vas deferens/CBAVD), suatu kondisi di mana saluran yang membawa sperma (vas deferens) tersumbat oleh lendir dan tidak berkembang dengan baik.

"Pria dengan CBAVD tidak dapat memiliki anak (tidak subur) kecuali mereka menjalani perawatan kesuburan. Wanita dengan fibrosis kistikmungkin mengalami komplikasi pada kehamilan," tulis laman tersebut. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.