Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sambut Lebaran, Warga Diimbau Tidak 'Panic Buying'

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 16:55 WIB | Oleh:
Sambut Lebaran, Warga Diimbau Tidak 'Panic Buying' Doc: ANTARA/Jessica
Ket. Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau pasar tradisional Botania 1, Jumat (7/4).

BATAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau warga di kota itu agar tidak panic buyingatau panik membeli jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/Lebaran 2023.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad usai melakukan peninjauan di pasar tradisional di Batam, Jumat, mengatakan untuk saat ini harga cukup terkendali dan terjaga.

Ia menambahkan kenaikan harga pangan biasanya terjadi pada saat mendekati Lebaran, karena meningkatnya permintaan akan berpengaruh kepada harga.

"Hukum ekonomi berlaku di sana. Namun kami bersama distributor berupaya menekan hargadan memastikan pasokan terkendali. Karena Batam bukan daerah penghasil, sehingga berharap dari luar daerah," kata Amsakar.

Ia menyebutkan berdasarkan penuturan pedagang harga komoditasterpantau stabil, bahkan cenderung menurun bila dibandingkan pekan lalu.

Seorang pedagang di Pasar Botania 1 Batam Center, Jasril, mengatakan hingga saat ini harga komoditaspangan masih terjangkau.

Ia menyebutkan komoditaspangan di pasar tersebut tidak ada kelangkaan, namun harga masih fluktuatif.

"Kalau ada kenaikan sudah pasti dari distributornya. Karena kalau kami di pasar menyesuaikan saja pastinya," ujar Jasril.

Adapun harga komoditas pangan di pasar Botania 1 diantaranya ayam segar Rp38 ribu per kilogram, cabai rawit Rp48 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp48 ribu per kilogram, bawang merah Rp35 ribu per kilogram, bawang putih Rp22 ribu per kilogram, cabai rawit Rp60 ribu per kilogram, dan harga daging sapi beku Rp95 ribu per kilogram.

"Untuk daging segar kebetulan stok tidak ada, karena sudah habis sejak pagi. Sementara sayuran tidak menentu, dan tergantung cuaca," ujar Jasril.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.