Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sasaran Makro RPJMN 2020-2024 Meningkat

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sasaran Makro RPJMN 2020-2024 Meningkat Doc: Istimewa

JAKARTA - Menteri/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan pencapaian sasaran makro pembangunan paruh waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 secara umum meningkat atau capaian baik.

"Dari 7 agenda pembangunan dengan 505 indikator sasaran pembangunan menunjukkan peningkatan 69 persen dan 21 persen kinerja stagnan dan menurun," kata dia saat Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI yang dipantau secara virtual, Jakarta, Rabu (5/4).

Lebih lanjut, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta daya saing perekonomian dinilai masih perlu menjadi perhatian khusus pada perencanaan pembangunan ke depan.

Berdasarkan indikator pertumbuhan ekonomi, tercapai 5,31 persen pada 2022 dari target RPJMN pada 2024 sebesar 6,2-6,5 persen. Kemudian juga pertumbuhan investasi sebesar 3,87 persen dari target 2024 sebanyak 6,6-7 persen, dan industri pengolahan sebesar 18,3 persen pada 2022 dari target 21 persen pada 2024,.

Lalu tingkat inflasi 5,51 persen dari target 2,7 persen, pertumbuhan ekspor non migas 25,8 persen dari 7,4 persen pada 2024. Sedangkan pertumbuhan industri pengolahan non migas 5,01 persen dari target 6,6-7 persen, rasio pajak 10,4 persen dari 10,7-12,3 persen.

Selanjutnya ialah tingkat kemiskinan yang berhasil diturunkan di bawah 10 persen menjadi 9,57 persen pada 2022 dari target 6-7 persen pada 2024.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 5,86 persen dari 3,6-4,3 persen, rasio gini 0,381 poin dari 0,360-0,374 poin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 72,91 persen dari target 25,54 persen.

Adapun penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) 26,87 persen pada 2022 dari target 27,3 persen pada 2024.

"Berdasarkan hasil evaluasi paruh waktu RPJMN 2020-2024, secara umum menunjukkan capaian yang baik. Namun, tetap diperlukan perhatian khusus bagi capaian pembangunan yang masih di bawah target 2024," ungkap Suharso.

Sejumlah langkah yang hendak dilakukan pemerintah untuk mencapai target 2024 adalah pengendalian pencapaian target pembangunan nasional RPJMN 2020-2024 di pusat dan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.