Presiden Sebut Penurunan Harga Barang Akan Perkuat Daya Beli
Kamis, 06 Apr 2023, 08:43 WIBJAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan banyak barang pangan yang mengalami penurunan harga saat ini. Penurunan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri 1444 H.
"Yang jelas harga banyak yang turun sehingga akan memperkuat daya beli rakyat," kata Presiden Jokowi di Pasar Johar Baru, Jakarta, Rabu (5/4).
Presiden yang didampingi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, meninjau stok dan harga bahan pokok di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, dan Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat.
Menurut Jokowi, sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga, antara lain telur, daging ayam, beras, dan bawang. Namun diakui Jokowi, terdapat pula bahan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti daging.
Jokowi mengatakan penurunan harga komoditas tersebut menjadi indikasi positif bagi masyarakat menjelang momentum konsumsi tinggi pada Idul Fitri 1444 H.
"Ini bagus dalam posisi mau Lebaran, tapi harga-harga turun," kata Jokowi.
Menurut data BPS, inflasi Maret 2023 yang bersamaan dengan dimulainya periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Bulan Ramadan, tercatat 0,18 persen (month to month/mtm), atau tidak berbeda jauh dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya 0,16 persen (mtm).
Menurut penilaian Bank Indonesia (BI), realisasi inflasi Maret 2023 tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pola historis inflasi periode awal Ramadan.
Dengan perkembangan tersebut, inflasi indeks harga konsumen secara tahunan turun menjadi 4,97 persen (year on year/yoy) dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 5,47 persen (yoy).
Lebih lanjut, pemerintah mengingatkan pelaku usaha untuk tidak menimbun bahan-bahan pokok. Tujuannya agar tidak mengganggu pasokan di pasar yang memicu lonjakan harga jelang perayaan Idul Fitri.
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengingatkan agar pelaku usaha mengambil untung sewajarnya dan tidak menimbun stok.
"Seluruh pasar di Indonesia kita cek dengan bekerja sama-sama dengan Satgas Pangan. Hati-hati kalau ada yang menimbun stok, barangnya langsung disita Satgas. Jadi, kita minta ambil untung secara wajar. Tapi kalau sampai menimbun bapok, nanti disita sama satgas, barangnya diambil," tegas Mendag saat meninjau pasar murah di wilayah Jakarta, pada Rabu (5/4).
Adapun pemerintah menggelar pasar murah di sejumlah tempat. Mendag mengungkapkan pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok (bapok) dengan harga yang terjangkau.
Peserta bazar berasal dari ritel modern Indomaret, Bulog, Food Station, serta usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) masyarakat sekitar. Pada bazar ini dijual berbagai bapok dengan harga terjangkau.
Pertumbuhan Tertinggi
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada kuartal dengan bulan di saat Lebaran.
"Pertumbuhan ekonomi itu tertinggi selama kuartalnya ada bulan Lebaran. Jadi, kita ingin memacu bahwa pertumbuhan ekonomi ini bisa kita maksimalkan di bulan Ramadan dan tentu pertumbuhan ekonomi berarti jika kita bisa mengendalikan inflasi," kata Airlangga dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Jawa 2023 dengan tema Sinergi dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Nasional melalui Penerapan Digitalisasi dan Hilirisasi Pertanian di Jawa: Gemah Ripah Loh Jinawi yang dipantau secara virtual, Jakarta, Rabu (5/4).
- Presiden Joko Widodo
- Menjelang Hari Raya Idul Fitri
- Zulkifli Hasan
- Menteri Perdagangan
- harga bahan pokok
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Bahas Transparansi Royalti
-
Mendag pantau harga bahan pokok di Kalbar
-
Polda Kaltara Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Gempa Tarakan
-
Konflik Thailand–Kamboja Berlanjut, 52 Orang Tewas hingga Hari ke-11
-
Mendag tinjau harga dan pasokan bahan pokok di Makassar
-
Dirut Bank Mandiri Pastikan Kesiapan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana Sumatra
-
Petualangan Baru di Atas Awan: Kelanjutan Kisah 5cm Segera Hadir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.