Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harimau Pemangsa Sapi Warga Mukomuko Jadi 'Buronan' BKSDA Bengkulu

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harimau Pemangsa Sapi Warga Mukomuko Jadi  'Buronan' BKSDA Bengkulu Doc: istimewa
Ket. Suasana BKSDA Bengkulu memasang perangkap harimau yang memangsa sapi di Desa Gajah Makmur, Kabupaten Mukomuko, Rabu (5/4/2023)

Mukomuko - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu memasang dua "camera trap" atau kamera yang dikendalikan dari jarak jauh dengan sensor infra merah untuk menangkap harimau yang berkeliaran dan telah memangsa sapi warga Desa Gajah Makmur, Kabupaten Mukomuko.

"Kami telah mengaktifkan satu unit box trap dan dua unit camera trap di lokasi sapi dimangsa harimau," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu (5/4).

BKSDA Bengkulu bersama KPHP Mukomuko, Polsek Ipuh, TNKS, satgas beserta Kepala Desa Gajah Makmur sebelumnya melakukan kegiatan penanggulangan konflik harimau dengan manusia di Desa Gajah Makmur.

Tim gabungan BKSDA Bengkulu selain memasang camera trap serta perangkap harimau yang memangsa sapi warga Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman.

Ia mengatakan, umpan yang digunakan adalah bangkai sapi yang dimangsa harimau sejak beberapa hari yang lalu yang telah dibawa ke jurang.

Untuk sementara, katanya, berdasarkan hasil penyisiran tim, keberadaan harimau tersebut masih berada di sekitar wilayah tempat kejadian peristiwa sapi dimangsa harimau di Desa Gajah Makmur.

Selanjutnya, katanya, diimbau kepada warga agar ternaknya dimasukan kedalam kandang pada malam hari, dan tidak banyak aktivitas didaerah pemasangan Box trap.

Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman Gutomo mengatakan sapi milik warganya mati akibat dimangsa harimau pada Sabtu (1/4) malam.

"Harimau memangsa sapi di perkebunan kelapa sawit di desa setempat, peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya bersama dengan warga menelusuri jejak harimau dan menemukan ada sisa buntut sapi yang dimangsa harimau di lokasi perkebunan kelapa sawit warga desa setempat.

Sementara itu, ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari warga wilayah ini ada sebanyak dua ekor harimau induk dan anak yang memangsa sapi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Akses permodalan UMKM melalui KUR

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.