Perencanaan IKN Diharapkan Tak Abaikan Masalah Sosial
Selasa, 04 Apr 2023, 01:20 WIBSAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengingatkan perencanaan Ibu Kota Nusantara ( IKN) tidak mengabaikan potensi masalah sosial jangka panjang.
"Saya minta para perencana IKN tidak melupakan potensi masalah-masalah sosial di masa depan. Jangan sampai terulang membangun ibu kota negara, tapi terjadi jomplang dengan kawasan sekitarnya," tegas Gubernur Isran Noor di Samarinda, kemarin.
Seperti semangat awalnya, kata Gubernur, IKN dibangun untuk mengubah konsep pembangunan yang Jawa sentris, menjadi Indonesia sentris. Pembangunan yang lebih merata berkeadilan untuk seluruh wilayah Indonesia.
Tapi, kata Gubernur, rencana ideal itu tidak akan bersesuaian dengan kenyataan, jika perencanaan IKN tidak secara cermat menghitung masalah-masalah sosial jangka panjang.
"Memang tidak ada yang namanya perubahan besar yang tidak ada masalah. Pasti ada. Tapi bagaimana kita menyiapkan solusi dan menghadapinya dengan tenang. Saya yakin perubahan besar dari IKN ini sangat mulia dan sangat baik untuk Indonesia," kata Gubernur.
Sebelumnya, Guru Besar Universitas Airlangga Prof Bagong Suyanto mengingatkan pemerintah agar sungguh-sungguh memiliki empati terhadap isu besar pemindahan ibu kota negara.
Sebab jangan sampai ibu kota baru yang dibangun dengan konsep yang baik disertai bangunan megah, modern, alami dan berkelanjutan, tapi tidak diikuti pengisian aparatur pemerintah yang memiliki empati tinggi kepada rakyat.
"Sekarang saja, korupsi masih banyak terjadi di kementerian-kementerian. Terbaru heboh Rp349 triliun pencucian uang di Kementerian Keuangan, dan baru diketahui setelah sekian lama. Jika yang pindah ke bangunan-bangunan baru IKN itu orang-orang dengan mindset yang sama, pertanyaannya pemindahan IKN ini lantas untuk siapa? Siapa yang diuntungkan? Saya kira ini akan menimbulkan masalah sosial baru, jika mindset aparaturnya masih seperti ini," kritik Bagong Suyanto.
Karena itu, IKN harus benar-benar diisi oleh aparatur di semua tingkatan yang memiliki empati tinggi kepada rakyat.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
-
Kecelakaan Tunggal di Cikoko, Transjakarta Minta Maaf
-
KDM Kirim Karangan Bunga Hitam-Putih HUT Jakarta, Banjir Apresiasi di Balai Kota
-
Andoni Iraola Tiba di Liverpool, Selangkah Lagi Resmi Gantikan Arne Slot di Anfield
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.