Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Stasiun Luar Angkasa NASA Pasca ISS

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 06:40 WIB | Oleh:

Snopkowski menuturkan bahwa stasiun komersial tidak hanya bertujuan untuk menampung astronot dan penelitian NASA. NASA membayangkan menjadi salah satu dari banyak pelanggan. Sementara 15 negara bekerja sama untuk mengoperasikan ISS, sekarang ada 77 badan antariksa di seluruh dunia.

"Banyak dari mereka tertarik menerbangkan astronot untuk kebutuhan nasional mereka sendiri," kata Direktur Senior Pasar Negara Berkembang untuk Blue Origin, Erika Wagner.

Penggunaan potensial lainnya termasuk pariwisata luar angkasa dan manufaktur dalam ruang. Misalnya, para peneliti telah melakukan eksperimen di ISS untuk melihat apakah mereka dapat merancang implan mata yang lebih baik di lingkungan gayaberat mikro untuk meningkatkan penglihatan pada orang dengan degenerasi retina. Implan semacam itu yang dirancang di Bumi tidak sempurna karena tarikan gravitasi, kata Ondler.

Pertanyaan besar yang tersisa tentang stasiun adalah berapa banyak yang akan berakhir di orbit, dan apakah pasar akan ada untuk mendukungnya. Stasiun luar angkasa Tiangong Tiongkok sudah beroperasi, dan India, seperti halnya Russia, juga telah mengumumkan rencana untuk stasiunnya sendiri.

"Saya setengah bercanda, tetapi memang benar membangun stasiun luar angkasa sangat mudah bagi kami," kata Direktur Pengembangan Bisnis Northrop Grumman, Rick Mastracchio. "Membangun bisnis di sekitar stasiun luar angkasa di situlah tantangan bagi semua perusahaan yang terlibat dalam hal ini," lanjut dia.

Ondler berpendapat bahwa pekerjaan NASA saja mungkin hanya dapat mendukung satu stasiun. Presiden Stasiun Luar Angkasa dan Internasional untuk Voyager Space dan salah satu pendiri dan ketua dewan Nanoracks, Jeffrey Manber membayangkan dua atau tiga stasiun komersial bergabung dengan tiga hingga empat stasiun nasional di orbit. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.