Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanah Ambles, Rumah Warga Madiun Roboh

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanah Ambles, Rumah Warga Madiun Roboh Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Sejumlah warga bergotong royong membersihkan material tanah ambles yang merusak rumah warga di Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jatim, Sabtu (1/4/2023).

MADIUN - Cuaca buruk selama beberapa hari terakhir di kawasan perbukitan Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengakibatkan tanah ambles dan merobohkan sebagian bangunan rumah warga setempat.

Rumah warga yang rusak milik Yatinem, warga Desa Kuwiran. Tanah bertebing yang menjadi lokasi rumahnya tiba-tiba ambles pada Jumat (31/3) malam dan membawa sebagian bangunan rumahnya.

"Habis tarawih semalam jam setengah sembilan, ada suara-suara di belakang rumah. Saat dilihat ternyata ada sebagian tembok rumah yang bengkah. Lalu ada suara lagi yang lebih keras dan dilihat malah tambah lagi renggangnya. Terus kemudian ada lagi suara yang lebih keras, saat dilihat lagi, ternyata bangunan rumah belakang sudah habis," ujar Yatinem di Madiun, Sabtu (1/4).

Warga bersama petugas dari BPBD Kabupaten Madiun dibantu oleh Tagana, relawan, serta anggota Koramil dan Polsek setempat hingga Sabtu (1/4) siang bergotong royong membersihkan material bangunan terdampak tanah ambles.

Kepala Desa Kuwiran Aan Widyorayung menilai curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir, membuat sejumlah wilayah di Desa Kuwiran longsor karena tidak kuat menahan debit air hujan yang masuk ke dalam tanah.

"Curah hujan dalam pekan ini sangat tinggi. Tiap malam selalu hujan dengan intensitas sedang dan lama hingga mengakibatkan longsor," kata Aan.

Akibat bencana tanah ambles tersebut, korban mengalami kerugian material hingga lebih dari Rp30 juta.

Pihak perangkat desa meminta warga sekitar untuk waspada, karena longsor susulan masih mengancam di kawasan Desa Kuwiran dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Kare yang tergolong daerah yang rawan longsor.

BPBD Kabupaten Madiun memetakan sejumlah kecamatan di wilayah setempat yang rawan bencana tanah longsor karena berada di lereng Gunung Wilis. Yakni Kecamatan Kare, Dagangan, Gemarang, dan Wungu.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.