Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Lirik Program Restorasi Hutan Desa Durian Rambun di Merangin Jambi.

3 Selasa, 03 Nov 2026, 21:31 WIB | Oleh:
Jepang Lirik Program Restorasi Hutan Desa Durian Rambun di Merangin Jambi. Jepang Lirik Program Restorasi Hutan Desa Durian Rambun di Merangin Jambi. Doc: Antara Foto
Ket. Tiga peneliti asal Jepang saat berada di Desa Durian Rambun Kecamatan Muara Siau Kabupaten Merangin.

Jepang melirik program restorasi dan rehabilitasi kawasan hutan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Keseriusan itu dibuktikan dengan mendatangkan tiga peneliti meninjau lokasi yang dinilai potensial untuk pengembangan program restorasi kawasan hutan.

"Untuk membuktikan keseriusan Jepang akan merestorasi dan merehabilitasi kawasan hutan Kabupaten Merangin, mereka telah menurunkan tiga orang perwakilannya ke Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau," kata Bupati Merangin Muhammad Syukur di Merangin, Selasa.

Ke tiga utusan asal Jepang yang hadir dalam peninjauan tersebut masing-masing Yojie, Nakama Ejiro, dan Yuko Sibata Nomura.

Syukur mengungkapkan bahwa kehadiran perwakilan Jepang tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah kabupaten dalam menjalin kerja sama internasional demi mendukung pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Kunjungan tim peneliti tersebut merupakan buah dari diplomasi yang dilakukannya beberapa bulan lalu ke Jepang.

Kerja sama ini dinilai sebagai peluang yang akan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang konservasi lingkungan dan kehutanan.

Melalui kunjungan tersebut, Bupati menginstruksikan Camat Muara Siau serta Kepala Desa Durian Rambun agar senantiasa mendampingi, memfasilitasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu penting selama berada di wilayah mereka.

"Ini sangat luar biasa, pak kades dan pak camat layani tamu kita dengan sebaik mungkin dan bantu mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Ini bukti bahwa jika hal-hal positif kita lakukan, dunia luar akan melirik kita," tegasnya.

Kepala Desa Durian Rambun Muhammad Abton membenarkan kedatangan delegasi asal Jepang di desanya. Menurut rencana, tim tersebut akan berada di Desa Durian Rambun selama beberapa hari ke depan untuk melaksanakan serangkaian kegiatan penelitian lapangan terkait kondisi kawasan hutan setempat.

Desa Durian Rambun memiliki luas sekitar 4.484 hektare. Hutan di wilayah tersebut merupakan kawasan penyangga ekosistem Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), sekaligus menjaga daerah aliran sungai dan lubuk larangan yang dikelola secara lestari oleh masyarakat setempat.

"Tamu dari Jepang akan berada di Desa Durian Rambun beberapa hari ke depan akan melakukan penelitian," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.