OJK Dorong Masyarakat Hidup Merdeka secara Finansial
Jumat, 31 Mar 2023, 09:04 WIBJAKARTA - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan dalam rangka mewujudkan hidup merdeka secara finansial.
"Dalam mewujudkan hidup yang merdeka secara finansial, seseorang harus merencanakan keuangannya yang terbagi menjadi tiga tahapan, yakni literasi keuangan, inklusi keuangan dan pemberdayaan secara finansial," kata Mirza dalam Webinar Merdeka Finansial dengan Produk Keuangan Syariah yang dipantau virtual di Jakarta, Kamis (30/3).
Mirza mengatakan pada tahapan literasi keuangan, seseorang harus memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan dan menggunakan produk layanan jasa keuangan.
"Lebih lanjut kita harus memahami karakteristik produk layanan jasa keuangan mulai dari manfaatnya apa, hak bagaimana, kewajiban, risikonya apa, biayanya berapa, dendanya seperti apa dan lain sebagainya," ujarnya.
Pemahaman karakteristik produk layanan jasa keuangan diperlukan agar tidak terjebak pada skema produk layanan jasa keuangan yang ilegal maupun yang tidak sesuai dengan kebutuhan dalam mencapai tujuan finansial.
Pada tahapan inklusi keuangan, seseorang dapat mengakses berbagai produk layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan atau kemampuan. Sebagai contoh, seseorang dapat menggunakan produk pasar modal syariah dan tabungan emas untuk kebutuhan investasi dan produk asuransi serta simpanan dalam bentuk tabungan untuk kebutuhan proteksi dan dana darurat.
Sementara pada tahapan pemberdayaan secara finansial, penggunaan produk layanan jasa keuangan dapat menciptakan peluang ekonomi. Sebagai contoh, penggunaan layanan kredit pembiayaan dapat memfasilitasi seseorang mendirikan usaha.
Berdaya Saing
Dengan penguatan aspek pemberdayaan, Mirza menuturkan masyarakat tidak hanya cakap secara keuangan tetapi juga dapat meningkatkan skala ekonominya menjadi lebih baik melalui penguatan struktur keuangan sehingga lebih berdaya saing.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tingkat literasi keuangan di Indonesia pada 2022 mencapai 85 persen atau naik dibandingkan 2019 mencapai 76 persen.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kabel Semrawut, Gerakan 5M Didorong Percepat Penataan Kabel Bawah Tanah
-
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada
-
Awas Provokasi Thailand, Kevin Diks Peringatkan Skuad Garuda Jangan Terbawa Emosi di SUGBK
-
Antonelli Memimpin Makin Jauh dari Russell di Klasemen F1, Ini Daftar Klasemen Selengkapnya
-
Kebakaran TPA Jatibarang, 50 Personel dan 7 Unit Damkar Diturunkan
-
Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Kerja Baru bagi Tenaga Kerja Indonesia.
-
Survei LKPI Ungkap 22,5 Persen Warga Belum Tentukan Pilihan Parpol untuk Pemilu 2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.