Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Dorong Bank Sentral Asean Dukung Transisi Keuangan Hijau

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Dorong Bank Sentral Asean Dukung Transisi Keuangan Hijau Doc: Istimewa
Ket. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

BADUNG - Bank Indonesia (BI) mendorong bank sentral Asean berperan penting dalam mendukung pelaksanaan transisi keuangan hijau. Langkah tersebut diperlukan seiring dengan berbagai inisiatif global yang terus berjalan sesuai transisi hijau.

Bahkan, beberapa gubernur bank sentral dunia terus membahas penghijauan sektor keuangan bersama-sama. "Dukungan Bank Sentral Asean dalam transisi keuangan hijau dapat dilakukan dengan berbagai cara," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam acara High Level Seminar Asean 2023 bertajuk Aligning Policies for Climate Transition di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (30/3).

Dia mencontohkan, seperti layaknya BI yang mengeluarkan kebijakan makroprudensial dalam mendukung pembangunan hijau dan berkelanjutan, termasuk memberikan insentif berupa penambahan likuiditas bagi bank yang memberikan pembiayaan kepada proyek hijau. BI turut mengeluarkan kebijakan rasio Loan to Value (LTV) sebesar 100 persen untuk bank yang membiayai proyek hijau.

Perry menambahkan, pihaknya juga memberikan pendampingan teknis dan pembangunan kapasitas melalui workshop persiapan dan pembiayaan proyek pembangunan kepada pemerintah daerah (pemda). "Langkah ini kami lakukan melalui 46 cabang kami di seluruh negeri. Kami memberi nasihat tentang persiapan yang akan penting untuk proyek hijau kepada pemda," jelasnya.

Sejalan dengan kebijakan umum BI, dirinya menuturkan pihaknya juga mengadopsi strategi investasi Sustainable and Responsible Investment (SRI) yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Selain itu, pengelolaan devisa BI juga diinvestasikan dalam aset yang dikonfirmasi dalam keuangan hijau dan berkelanjutan.

"Dalam hal ini, kami juga memiliki portofolio di sektor sosial dan penggunaan obligasi atau sukuk syariah yang berkelanjutan," ungkap Perry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.