Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Omzet Pedagang, Pemkab Gunungkidul Selesaikan Pembangunan Pasar Munggi 2 Senilai Rp4,6 Miliar

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 16:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Omzet Pedagang, Pemkab Gunungkidul Selesaikan Pembangunan Pasar Munggi 2 Senilai Rp4,6 Miliar Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Sunaryanta meresmikan Pasar Munggi 2 pada Kamis (30/3).

Gunungkidul - Tingkatkan omzet pedagang. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelesaikan pembangunan Pasar Munggi 2 di Kecamatan Semanu, senilai Rp4,6 miliar dengan harapan mampu meningkatkan omzet pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul Kelik Yuniantoro di Gunungkidul, Kamis, mengatakan Pasar Munggi 2 dibangun menggunakan dana tugas pembantuan dari APBN 2020 dan 2023 masing-masing sebesar Rp2,3 miliar dan mulai dioperasikan 25 Maret 2023.

"Dana pembangunan ini dari tugas pembantuan APBN 2020 sebesar Rp2,3 miliar dan APBN 2022 sebesar Rp2,3 miliar. Pasar Munggi 2 mampu menampung 200 pedagang," kata Kelik.

Ia mengatakan pembangunan Pasar Munggi 2 ini sempat terkendala refokusing anggaran akibat pandemi COVID-19 pada 2020 lalu. Sehingga proses penyelesaian pembangunan harus dikerjakan secara bertahap.

Kemudian, Dinas Perdagangan akan merelokasi pedagang secara bertahap."Serah terima dengan pusat sudah kita laksanakan pada 25 Februari 2023. Kami bekerja sama dengan Dishub, Satpol PP untuk merelokasi pedagang agar mereka tidak lagi berjualan di pinggir jalan," katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta meminta Dinas Perdagangan melakukan penataan Pasar Munggi baik Munggi 1 maupun Munggi 2.

Bupati juga berpesan agar penjual menempati pasar baru dan tidak berjualan di pinggir jalan karena mengganggu pengguna jalan.

"Pasar ini kita harapan menjadi lokomotif perekonomian di Semanu. Jangan lupa menjaga kebersihan agar pengunjung nyaman," kata bupati.

Sunaryanta juga meminta Dinas Perdagangan melengkapi aksesbilitas pasar, baik yang digunakan pedagang maupun pengunjung. Sehingga dihadapkan keramaian pasar akan meningkat.

"Pemerintah kabupaten juga akan terus memantau lonjakan harga jangan sampai ini akan memberatkan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.