Dispar Promosi Besar-Besaran, Perayaan Lebaran Topat di Mataram Akan Libatkan Wisatawan

Rabu, 29 Mar 2023, 19:00 WIB

Mataram - Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan kegiatan "Lebaran Topat" atau ketupat 1444 Hijriah yang dirayakan seminggu setelah Idul Fitri, dan akan melibatkan wisatawan yang sedang berada di kota itu.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Leni Oktavia di Mataram, Rabu (29/3), mengatakan, perayaan Lebaran Topat merupakan salah satu kalender pariwisata Kota Mataram yang kental dengan tradisi budaya religi yang menampilkan berbagai atraksi kesenian lokal.

"Jadi kami ingin wisatawan yang sedang berada di Kota Mataram saat Lebaran Topat, bisa hadir dan menyaksikan secara langsung perayaan tersebut yang sarat dengan kearifan lokal," katanya.

Hal itu disampaikan Leni seusai melakukan rapat persiapan kegiatan perayaan Lebaran Topat di Kecamatan Sekarbela, yang menjadi salah satu lokasi pusat kegiatan.

Dikatakannya, untuk dapat mengajak para wisatawan ikut serta dalam kalender pariwisata itu, Dispar segera memberikan informasi tersebut kepada para pelaku pariwisata baik itu hotel, maupun biro perjalanan wisata atau "travel".

"Kami akan koordinasi dengan asosiasi hotel dan travel yang ada di Mataram. Harapan kita, mereka bisa menyampaikan dan mengajak wisata yang sedang menginap untuk hadir dalam Lebaran Topat," katanya.

Menurutnya, kehadiran wisatawan dalam perayaan Lebaran Topat dapat memberikan nilai positif terutama dalam mempromosikan potensi wisata religi yang ada di Kota Mataram.

"Harapannya, mereka bisa bercerita sekaligus promosi potensi wisata kota kita sehingga tahun-tahun berikutnya mereka datang dengan jumlah yang lebih banyak," katanya.

Lebih jauh Leni mengatakan, perayaan Lebaran Topat 1444 Hijriah ini merupakan perayaan pertama setelah pandemi COVID-19 tanpa ada pembatasan.

"Tahun lalu memang ada perayaan, tapi masih ada pembatasan. Sekarang kita bisa laksanakan tanpa ada batasan kunjungan," katanya.

Leni mengatakan, kegiatan perayaan Lebaran Topat akan dilaksanakan pada dua lokasi makam yang dikeramatkan warga yakni di Makam Loang Baloq Kecamatan Sekarbela, dan Makam Bintaro Kecamatan Ampenan.

Lebaran Topat akan digelar serentak pada dua lokasi itu dengan berbagai kegiatan religi, mulai dari ziarah makam, zikir dan doa, selakaran, "ngurisan" (cukur rambut bayi), dan ditutup dengan makan bersama hidangan ketupat serta berbagai menu khas lokal yang menjadi ciri khas perayaan Lebaran Topat.

"Kegiatan juga akan dirangkaikan dengan berbagai atraksi budaya dari pagi sampai sore sekaligus sebagai hiburan bagi warga yang datang merayakan Lebaran Topat di kawasan itu," katanya.

Karenanya, tambah Leni, untuk mendukung dua agenda pariwisata itu telah disiapkan anggaran sebesar Rp50 juta untuk dua kecamatan tersebut.

Lebaran Topat merupakan Lebaran yang dirayakan seminggu setelah Idul Fitri atau lebaran bagi umat Islam yang telah melaksanakan puasa enam hari di awal bulan Syawal.

Namun, masyarakat di Kota Mataram dan Pulau Lombok secara umum secara serentak merayakan Lebaran Topat dengan berbagai kegiatan religi dengan doa dan zikir di Masjid atau musala, berziarah ke makam-makam keramat kemudian makan-makan sambil bersantai ke sejumlah objek wisata yang ada terutama pantai.

Karena itu, saat Lebaran Topat kawasan 9 kilometer pesisir pantai di Kota Mataram akan dipadati puluhan ribu warga yang merayakan Lebaran Topat, termasuk pantai di kawasan Batu Layar, Senggigi, Nipah, Sire di Kabupaten Lombok Barat dan Utara, serta Pantai Kute yang ada di Lombok Tengah.

Redaktur: Kris Kaban

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.