Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tahun Lalu, Telkom Indonesia Bukukan Pendapatan Rp147,3 Triliun

📅 Senin, 27 Mar 2023, 13:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tahun Lalu, Telkom Indonesia Bukukan Pendapatan Rp147,3 Triliun Doc: Istimewa.
Ket. Pekerja memasang logo Telkom.

JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan pendapatan senilai Rp147,3 triliun pada 2022, meningkat 2,9 persen year on year (yoy) dari pendapatan pada 2021 yang sebesar Rp143,2 triliun.

Melansir laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/3), dari segmen bisnis, pendapatan TLKM dikontribusikan oleh layanan data, internet, dan Information Technology (IT) service sebesar Rp82,1 triliun, naik 6 persen yoy dari sebesar Rp 77,47 triliun pada 2021.

Kemudian, pendapatan dari layanan IndiHome sebesar Rp28,02 triliun, naik 6,4 persen yoy dari Rp26,32 triliun pada 2021, pendapatan dari layanan SMS, fixed and cellular voice sebesar Rp17,89 triliun, atau turun 15,7 persen yoy dari Rp 21,22 triliun pada 2021.

Lalu, pendapatan dari layanan interkoneksi sebesar Rp 8,47 triliun, atau naik 8,8 persen yoy dari Rp 7,78 triliun pada 2021, serta dari jaringan dan layanan telekomunikasi sebesar Rp 10,81 triliun, atau naik 3,9 persen yoy dari Rp 10,4 triliun pada 2021.

Dengan pendapatan tersebut, emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang telekomunikasi ini membukukan laba bersih senilai Rp20,75 triliun pada tahun 2022, meskipun turun 16,2 persen yoy dari sebelumnya Rp24,7 triliun pada tahun 2021.

Sementara, EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp78,99 triliun, atau tumbuh 4,3 persen yoy dari sebelumnya Rp75,72 triliun pada 2021, yang mana margin EBITDA naik 0,7 ppt menjadi 53,6 persen dari 52,9 persen

TLKM mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp34,2 triliun sepanjang 2022.

Pada bisnis fixed line, perseroan menggunakan capex untuk akses berbasis fiber dan pembangunan infrastruktur backbone bawah laut, serta proyek lainnya seperti menara telekomunikasi dan data center.

Telkom Indonesia mencatatkan liabilitas sebesar Rp125,9 triliun, sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp149,26 triliun hingga akhir 2022.

Dengan demikian, hingga akhir 2022 perseroan mencatatkan jumlah aset senilai Rp275,1 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.